5 Anggota DPRD Cianjur Kerja Ekstra Terima Dua Kubu Demonstran

oleh
Foto: Istimewa, ASPIRATIF: 5 Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, dua diantaranya Sahli Saidi dan Ence Deni harus bekerja ekstra melayani aspirasi dua kubu berlawanan kepentingan politik. Dua sesi penerimaan aspirasi tersebut tidak luput dari pengawalan AKBP. Soliyah sebagai Kapolres Cianjur dan Letkol CZI Hidayati sebagai Dandim 0608 Suryakencana Cianjur.

CIANJUR – 5 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur selama satu hari penuh mengharuskannya berhadapan dengan dua kelompok pengunjuk rasa dengan kepentingan politik yang berlawanan (09/05/2018).

Gelombang perwakilan pengunjuk rasa pertama, dari kelompok Komite Ulama dan Umat (Komat) datang sekitar 11.50, menuntut digunakannya Hak Angket DPRD terhadap beberapa Kebijakan Bupati Cianjur, dilayani aspirasi oleh 4 orang Anggota Dewan dari PKS dan Hanura. Masing-masing adalah  Ence Deni, Ade Sobari dan Tika Latifah semuanya dari Fraksi Hanura serta Hilaman dari Fraksi PKS.

Sedangkan pukul 13.20, pengunjuk rasa gelombang kedua dari Front Sugih Mukti dengan aspirasi yang berlawanan dengan kelompok sebelumnya, diterima oleh Sahli Saidi dari Fraksi Gerindra serta Ence Deni dari Fraksi Hanura kembali terpaksa bekerja karena tidak adalagi Anggota Dewan yang tersisa. Pertemuan Anggota Dewan menerima dua aspirasi berlawanan tersebut, tidak luput dari pengawalan langsung dari Dandim Cianjur Letkol (K) Czi Hidayati, Kapolres Cianjur, AKBP. Soliyah serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kabupaten Cianjur, Dadan Ginanjar.

Sahli Saidi, soalah meminta maaf terhadap para perwakilan demonstran yang ditemuinya, karena hanya para anggota dewan yang bisa melayani penampungan aspirasi masyarakat.

“Para pimpinan kami sedang tidak ada tempat,” ucapnya.

Sahli menyatakan, sebagai wakil rakyat yang dipilih langsung oleh masyarakat Cianjur, dirinya beserta koleganya yang lain, sudah sepantasnya mau menerima dan menampung segala aspirasi yang bawa masyarakat.

“Saya atasnama rekan anggota dewan yang lain, yang menerima perwakilan pengunjukrasa, tidak akan melupakan darimana kami berasal” ujarnya.

Ditemani Ence Deni, Sahli pun menyatakan akan meneruskan apa yang jadi aspirasi semua masyarakat Cianjur untuk dikomunikasikan kepada para Pimpinan Dewan.

“Bagi saya, pro dan kontra itu sudah biasa. Yang penting Cianjur aman. Kita ini semua bersaudara,” pungkasnya. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco