KPLHI dan Balitihi Usung Konsep Pertanian Ramah Lingkungan

oleh
Foto: Farhan Muhammad Ridwan/ waktunews.com, Instruktur KPLHI saat mengaplikasikan teknologi pertanian ramah lingkungan di hadapan para muris dan pengajar SMK Wira Dharma Persada

 

PACET  – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Segunung Ciherang Pacet, tengah mengaflikasikan produksi pupuk ramah lingkungan. Upaya ini demi menekan tingkat pencemaran tanah.

Ketua KPLHI Kabupaten Cianjur, Hendy Zaeni menjelaskan pihaknya sebagai inisiator transfer teknologi pertanian ramah lingkungan dan insteksida membahayakan. Karena selama ini kerap terjadi pencemaran tanah dalam proses mengolah lahan pertanian.

“Makanya dalam rangka mengaplikasikan ilmu tersebut, kami sengaja mengajak siswa – siswi dari SMK Wira Dharma Persada untuk menjadi peserta Bimtek produksi pupuk ramah lingkungan,” jelasnya.

Hendi mengharapkan, langkah ini bisa mengurangi pencemaran bidang agrobisnis pengolahan hasil pertanian. Selain itu, para pelajar diharapkan bisa menyerap ilmu yang diterima selama pelatihan.

“Materi yang diberikan berupa Teknologi pembuatan pupuk hayati/biopestisida. Dan penanggulangan hama utama pada tanaman hortikultura. Ini sangat penting demi mewujudkan konsep pertanian yang ramah lingkungan,” tuturnya.

Ketua Yayasan Toriqul Arifin Budiman didampingi Kepsek SMK Wira Dharma Sofyan. T mengatakan, kerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Hias ini, demi menghasilkan teknologi ramah lingkungan.  Nantinya diharapkan mereka bisa mengaplikasikan di lapangan.

“Ilmu ini bisa diterapkan baik untuk kepentingan pribadi ataupun komersial,” katanya.

Menurut Toriq, hasil Bimtek ini sangat bermanfaat sekali, dan konsep seperti ini baru sekolahnya saja ini yang ikut pelatihan. Sehingga hal ini bisa menjadi pilot projek bagi sekolah yang lain yang belum mengikutinya.

“Kebun kami banyak di Sukaresmi, dan ini bisa menjadi lahan praktek lapangan. Upaya ini semoga bisa mewujudkan konsep pertanian yang aman karena bebas dari kimia dan tidak ada pencemaran,” pungkasnya. (Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco