Padepokan Pencak Silat R. Kiansantang Torehken Prestasi

oleh
Foto: Farhan Muhammad Ridwan/ waktunews.com,
Butuh Perhatian: Padepokan Pencak Silat Prabu Kiansantang Cipanas, butuh perhatian Pemkab Cianjur guna meningkatkan prestasinya di tingkat nasional. Selama ini, kebutuhan akomodasi para atlitnya masih ditanggung dana pelatihnya secara pribadi.

CIPANAS – Sebanyak puluhan atlet asal Padepokan Pencak Silat (PPS) Raden Kiansantang banyak menorehkan prestasi, hingga menjadi juara nasional untuk mengharumkan nama Kabupaten Cianjur. Ironisnya sampai saat ini keberadaannya tidak mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

Pelatih seni PPS Rd, Kiansantang, N Nurjanah mengatakan, sedikitnya ada 20 orang pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Cianjur yang saat ini mendapatkan predikat juara di tingkat nasional. Diantaranya sempat mendapatkan predikat Juara Tingkat Kabupaten. Yaitu siswa dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Cipanas,,SMPN 1 Cipanas, SMKN 1 Pacet dan SMPN Sukaresmi.

“Juara tingkat Kabupaten alhamdulilah pasti kita raih dari sekolah yang ada di Cipanas semua,” katanya.

Nunuy sapaan akrabnya menceritakan, binaanya tersebut, kalau dihitung dari sebelumnya bisa mencapai lebih dari 50 siswa yang berprestasi di Kejuaraan 02SN di Tingkat Kabupaten, Provinsi maupun tingkat Nasional. Seperti yang baru-baru ini menyabet  juara nasional ada 3 orang siswa terdiri dari Siska Silfiani, Supriadi, Gelar Aji Pangestu dan Tiara Martadima. Namun sampai saat ini, untuk keperluan akomodasi, makan dan minum para pesilat masih menggunakan dana pribadinya.  Dari Pemkab Cianjur belum ada perhatian apapun. Pihaknya hanya terus disuruh nunggu.

“Selama mereka (siswa) itu mengikuti latihan disini, ya mau darimana lagi kalau bukan saya menanggungnya sendiri,” terangnya

Nunuy menjelaskan, dengan kapasitas ruangan berlatih yang begitu kecil dan terbatas itu, dirinya mengharapkan ada bantuan dari pemerintah untuk dibangunkan sarana latihan yang lebih besar. Hal ini mengingat murid yang aktif berlatih ada 300 orang,

“Kami sangat berharap sekali kepada pihak Pemkab Cianjur, agar bangunan ini diperbesar lagi supaya bisa menampung banyak siswa, dan lebih berprestasi lagi,” pungkasnya. (Farhan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco