BEM PTAI minta Elit Politik Nasional Tahan Statemen tidak Senonoh

oleh
Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com,
Mahasiswa dari BEM PTAI imbau elit politik nasional tidak mengeluarkan statement yang kontrapoduktif dengan arus demokratisasi. Mereka berharap elit politik mampu menuntun rakyat Indonesia agar optimis dengan nasib gemilang bangsa dikemudian hari.

CIANJUR – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEM PTAI) Kabupaten Cianjur, menyayangkan sikap sebagian elit politik nasional yang mendorong masyarakat Indonesia pada sikap pesimis akan masa depan bangsanya, (16/05/2018).

Menurut juru bicara BEM PTAI, Ilyas, pernyataan-pernyataan tidak senonoh dari sebagian elit politik nasional tersebut, sama sekali tidak mencerminkan jiwa kebangsawanan yang seharusnya melekat erat pada setiap ucapan dan tindakannya.

“Yang dilakukannya lebih pada sikap provokatif. Bukan saja bisa melemahkan semangat membangun rakyat, bahkan sudah menjurus pada sikap diskriminatif atasnama agama,” ucapnya.

ilyas mencontohkan pernyataan yang diambil dari buku fiksi bahwa Indonesia akan bubar tahun 2030 dan dikotomi partai setan lawan partai Allah adalah salah satu contoh dari ketidak mampuan para elit nasional dalam menuntun rakyat Indonesia menyebrangi jaman kearah masa keemasan bangsa.

“Para elit tersebut masih sibuk pada eporia beroposisi secara serampangan,” tukasnya.

Dalam pandangan para mahasiswa ini, pemerintah Jokowi yang berkuasa sekarang ini masih menyisakan pekerjaan rumah yang banyak dalam membangun bangsa. Terutama sektor infrastruktur dan danamika kondisi politik menjelang Pemilu serta Pilpres 2019 mendatang.

“Semua elemen masyarakat Indonesia, wajib mengawal pembangunan rezim sekarang tanpa melibatkan sentimen yang berbau SARA. Ini sebagai modal awal majunya Indonesia melalui persatuan dan kesatuan bangsa, dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika,” pungkasnya. (Ruslan Ependi)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco