Hasil Kreatifitas Santri hasilkan Lampu Gentur yang Kesohor

oleh

 

Foto: Istimewa,
Kreatif: Berawal dari kebutuhan alat penerangan pulang-pergi mengaji, kreatifitas para santri Gentur mampu menciptakan produk lentera dengan ciri khas yang terkenal akan keindahan bentuknya.

CIANJUR – Kreasi lampu Gentur semakin berkembang dan mengalami perubahan desain yang tak bisa dihitung oleh para pengrajinnya sendiri, (23/05/2018).

Salah satu contohnya adalah desain induk dari jenis lampu gentur Maroko yang melahirkan beberapa varian sejenisnya. Kemudian yang terbaru, di Ramadhan tahun ini, ada juga yang sedang ramai dipesan dan memiliki banyak peminat yakni Lentera Ramadhan. Disebut lentera Ramadan karena banyak dipesan di bulan ramadan dengan desain pada bagian kuningan yang diberi bentuk hiasan.

Seorang pengrajin lentera gentur asal Kampung Jambudipa, Imam Nasirudin (30) mengatakan, bahwa dari cerita turun temurun lentera gentur ini berawal ketika para santri membuat lentera dari kaleng bekas susu berbahan bakar minyak tanah sebagai alat penerangan pulang dan pergi mengaji. Karena setiap hari santri yang mengaji semakin banyak, maka banyak pula yang membawa lentera.

“Seiring perkembangnya, yang asalnya hanya dibuat dari bahan kaleng, lalu digabungkan dengan kaca. Lalu, sekarang kaca dengan kuningan dan dipatri,” ujar Imam.

Ia mengatakan, kebiasaan para santri tersebut diikuti oleh semua warga kampung, sehingga kawasan Kampung Gentur terkenal dengan kreatifitasnya membuat lentera. Kini ia memasok hasil kerajinan rumahan tersebut ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung hingga ke luar negeri.

“Sekarang kreasi hasil kerajinan rumah tangga ini sedang mengerjakan pesanan dari Pulau Bali,” katanya.

Kepala Desa Jambudipa, Asep Abdullah, mengaku keberadaan industri lentera gentur telah membantu usaha perekonomian warganya.

“Lentera gentur sangat berkembang, pusatnya masih tetap di Kampung Gentur,” ujarnya.

Asep menerangkan, selain lentera, ada juga peci haji dan makanan ringan yang diproduksi secara industri rumahan. Pihaknya mewakili pemerintah selalu mengadakan pembinaan dan kunjungan rutin.

“Ke depan, kami akan membuat galeri yang memadai di pinggir Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, kami juga membantu memfasilitasi pemasaran. Saat ada pameran kami senantiasa mengikutsertakan pengrajin dari Kampung Gentur,” pungkasnya. (Asep Hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco