Tergiur Perkosa Ibu Muda, DS akhirnya Dibekuk Polsek Pacet

oleh
Foto: Asep Hendrayana/ waktunews.com,
Barang bukati yang diamankan pihak Polsek Pacet, berupa seperangkat pakaian dan sprei kasur korban SL (18) saat terjadinya perkosaan yang diduga dilakukan oleh DS (36) tetangganya sendiri.

Cipanas – DS (36), warga Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur akhirnya dibekuk aparat Polisi Sektor (Polsek) Pacet setelah diduga kuat melakukan perkosaan terhadap SL (18), seorang ibu muda yang merupakan tetangganya sendiri.

Panit Reskrim IPDA Yosua Farin Setiawan, menerangkan kepada para awak media saat gelar perkara berlangsung di ruanga kerjanya bahwa kasus ini terjadi pada rabu tanggal 23 Mei tahun 2018 di rumah korban diwilayah,dan dilakukannya saat suami korban sedang bekerja di luar kota.

“Perbuatan itu dilakukan karena pelaku telah lama memendam perasaan terhadap korban,” tutur Yosua, Sabtu (26/5/2018).

Yosua mengatakan, kejadian ini berawal saat korban yang berinisial SL (18) sekitar pukul 22 : 30 Wib sedang tertidur di rumah beserta anaknya yang berumur 2 tahun. Tiba-tiba pelaku masuk lewat dibelakang dengan cara mencongkel jendela dapur. Sebelum memulai aksinya, pelaku terlebih dahulu mematikan aliran listrik dengan tujuan korban agar tidak mengenal pelaku.

“Setelah masuk kamar, pelaku langsung membekap korban sambil mengacungkan sebilah pisau, mengancam kalau korban tidak mau melayani hubungan badan dengannya, pelaku akan membunuh anaknya. Hingga disitu terjadilah pemerkosaan,” jelasnya

Tidak terima apa yang di perbuat pelaku terhadap dirinya, lanjut Yosua, korban akhirnya langsung melaporkan perbuatan pemerkosaan tersebut ke Mapolsek Pacet. Karena meski waktu itu keadaannya sedang gelap, namun korban berhasil mengenal suara pelaku yang memang tetangga yang dikenalnya.

“Akhirnya tidak lebih dari 1×24 jam, pelaku kita tangkap yang tidak jauh dari lokasi rumah korban,” tambahnya.

Dari kejadian ini, masih kata Yosua, polisi menyita barang bukti berupa 1 stel pakaian korban, 1 celana dalam korban, 1 pcs sprei ranjang, 1 pcs sarung,1 jerigen kecil minyak kelapa yang pakai korban untuk melakukan aksinya dan 1 bilah pisau gagang warna merah.

“Pelaku akan kita jerat dengan pasal 285 KUHP yaitu tentang pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tutupnya. (Asep Hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco