Ada Balita Meninggal Akibat Gizi Buruk, Dinkes dan Puskesmas Bungkam

oleh
Fotoi: Istimewa,
Bayi Arya akhirnya mengehembuskan nafas terakhirnya akibat derita Gizi Buruk yang tidak cepat tertangani oleh tenaga kesehatan setempat.

CIANJUR – Balita Arya Muhamad Ibrahim yang terlahir 26 September 2015 lalu (2 tahun lebih), meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur karena menderita gizi buruk pada pukul 18.30 Hari Sabtu, (02 Juni 2018).

Menurut Ketua Divisi Sosial dari Paguyuban Paduli Cianjur (PPC) Astabrata, putra dari pasangan Harun Amie dan istrinya bernama Sri Rahayu yang berprofesi sebagai pemulung di Kampung Pasirterong RT 02/ 08 Desa Maleber Kecamatan Karangtengah, Cianjur –  jawa barat sudah terdiagnosis sejak 4 bulan lalu.

“Setelah mulut dan hidung mengeluarkan busa oleh pihak Puskesmas, langsung di rujuk ke RSUD Cianjur. Tapi sayang jiwanya tidak mampu terselamatkan,” katanya.

Foto: Istimewa,
Alm. Balita Arya Muhammad Ibrahim saat masih dalam buaian sang bunda menemani ayahnya. Keterbatasan ekonomi dan wawasan membuat buah hati mereka tidak terselamatkan. tersentuh

Asta menjelaskan, pihak PPC sudah mengajukan pendaftaran Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada Dinas Sosial Kabupaten Cianjur. Akan tetapi, tidak bisa direalisasi dengan alasan kuota peluncuran KIS untuk Tahun 2018 sudah penuh. Dan ini adalah kebijakan dari pusat.

“Almarhum Dik Arya hanya masuk dalam daftar tunggu,” jelasnya.

Sayangnya, saat persoalan ini dikomfirmasikan ke pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, tidak ada seorang pejabat pun yang mau menanggapinya. Begitu juga dengan Kepala Puskesmas Karangtengah yang mencoba dihubungi seorang anggota DPRD Cianjur, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban apapun. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco