Rindu Uggul Dihasil Rapat Pleno Terbuka Cianjur

oleh
Foto: Istimewa
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Hasil Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) Tahun 2018 yang digelar KPU Kabupaten Cianjur menangkan Pasangan Rindu. Data yang sesuai dengan catatan dari Panwaskab Cianjur berindikasikan tidak adanya kecurangan apapun dalam hal perolehan suara.

CIANJUR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Hasil Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) Tahun 2018. Berdasarkan hasil pleno itu, pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Ridwan Kamil –  Uu Ruzhanul (Rindu) unggul memperoleh 338. 346 suara.

Dilanjutkan pasangan nomor urut 2 Tb. Hasanudin – Anton Charliyan 101. 525 suara, nomor urut 3 Sudrajat- Syaikhu memperoleh sebanyak 263. 464 suara, sementara untuk pasangan Deddy Mizwar –  Dedi Mulyadi  mendapatkan 326.547 suara.

“Untuk Surat suara sah jumlahnya 1.029.882 surat suara,  sementara untuk surat suara tidak sah sebanyak 41.772 surat suara.  Total surat suara sah dan tidak sah,  berjumlah 1.071.654 surat suara,” tutur Ketua KPU Cianjur Anggy Shopia Wardani.

Anggy mengatakan, saat rapat berlansung tidak ada yang keberatan atas apa yang disampaikan. Dari saksi yang mewakili masing-masing Paslon.  Namun ada beberapa hal yang diungkapkan di antaranya, terkait pemilih disabilitas, dan masih banyaknya pemilih yang menggunakan e-KTP. Atau dengan kata lain di luar DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan partisipasi pemilih yang masih belum maksimal.

“Untuk disabilitas itu kan ada form baru, persoalannya Tim PPK belum terbiasa.  Jadi, koreksi tersebut muncul karena murni hujan eror. Bukan karena ada unsur kesengajaan.  Terkait banyaknya yang menggunakan e-KTP akan jadi bahan evaluasi ke depan.  Dan menyangkut partisipasi pemilih kami sudah sangat maksimal melakukan sosialisasi meski dengan keterbatasan anggaran.  Partisipasi sebanyak 64 persen itu sudah ada peningkatan,  meskipun masih belum maksimal, ” paparnya.

Secara keseluruhan, lanjut Anggi,  hasil pemungutan suara dan rekapitulasi sudah sesuai. Bahkan data dari KPU Kabupaten Cianjur dengan Panitia Pengawas (Panwaskab) Cianjur pun sesuai.  Intinya tidak ada indikasi apapun perihal penggelembungan atau pengurangan surat suara.

“Tadi sudah disampaikan oleh Panwaskab jika datanya sesuai. Tidak ada penggelembungan atau pengurangan suara.  Semua sudah bekerja dengan baik,  dan diharapkan bisa jadi gambaran agar lebih baik di penyelenggaraan Pemilu ke depan,” pungkasnya. (Farhaan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco