Ribuan Opang Tuntut Pemkab Cianjur Larang Beroperasinya Transportasi Online

oleh
Foto: Asep Hendrayana/ waktunews.com
Ribuan Opang dari seluruh kawasan Kabupaten Cianjur saat berkumpul di Terminal Pasir Hayam untuk menuju ke Komplek Pemkab Cianjur. Mereka menuntut Bupati tegas melarang beroperasinya jasa angkutan umum online yang dianggap bertanggungjawab atas morat maritnya pendapatan sehari-hari.

CIANJUR – Ribuan pengemudi Ojek Pangkalan (Opang) dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur ontrog kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Cianjur di Jalan Siliwangi, menuntut larangan beroperasinya ojek online, Rabu (25/7/2018).

Ketua Paguyuban Motor Ojek Cianjur Elang Jaelani mengatakan, aksi yang dilakukannya sekarang, karena sampai saat ini belum ada jawaban tegas dari pihak DPRD setelah unjuk rasa beberapa waktu lalu.

“Saat ini kami ingin langsung mendatangi Pendopo Pemkab Cianjur dan bertemu Pak Bupati. Kami akan menunggu sampai beliau mengeluarkan kebijakan larangan adanya transportasi online,” kata Elang.

Sedangkan  Humas Persatuan Motor Ojek Cianjur, Jujun Junaedi menjelaskan, sebelum menuju Komplek Pemkab Cianjur, mereka berkumpul terlebih dahulu di Terminal Rawabango. Dengan estimasi massa pengemudi Opang mencapai ribuan orang.

“Yang pertama kali datang dari wilayah barat seperti Pasirhayam, Pesona, Rancagoong, Bayubud, Gang Taufik Ciwalen, Warungkondang, Bangbayang, Pasar Gekbrong. Itu sekitar 200 motor, belum dari daerah lain,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah transportasi berbasis online di Cianjur kian hari tambah banyak. Pihaknya menuntut pemerintah tegas agar melarang transportasi berbasis online.

“Sudah banyak juga gesekan di lapangan. Kami tak ingin ada konflik berkelanjutan,” kata  Jujun.

Sementara Koordinator lapangan aksi, Rudi Agan mengutarakan hal yang sama dengan dua rekannya tadi. Yakni meminta ketegasan serta implementasi dari peraturan yang lebih tinggi yang dikeluarkan mentri perhubungan. “Pada intinya terus mempertahankan hak, karena  di daerah lain pemerintahnya ada yang tegas melarang transportasi online,” tutup Rudi. (Asep Hendrayana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco