Pembukaan Porsadin Santri Cianjur ke IX 2018 Diikuti Ribuan Peserta

oleh
Foto: Istimewa
Seda Cianjur H. Aban Sobandi membuka kegiatan Porsadin Santri ke IX tingkat Kabupaten Cianjur tahun 2018. Dengan kegiatan ini Sekda meyakini akan tercipta generasi penerus tangguh bagi Kabupaten Cianjur yang maju dan agamis.

CIANJUR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur H. Aban Subandi membuka kegiatan Pekan Olah Raga dan Seni Antar Madrasah Diniyah (PORSADIN) Santri ke IX tingkat Kabupaten Cianjur tahun 2018 di Lapang Prawatasari Kelurahan Sawahgede pada Sabtu (28/7/18). Turut hadir pada kesempatan tersebut, para kepala OPD, jajaran TNI, Polri, jajaran Kantor Kemenag Cianjur, para Camat serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Sekda mengatakan, dengan diselenggarakannya kegiatan Porsadin ini, mudah-mudahan akan dapat membangun karakter santri yang siap berkarya di tengah-tengah masyarakat. Selain itu juga para santri senantiasa siap menghadapi tantangan jaman dimasa depan.

“Yang pada akhirnya akan menuai hasil dalam bentuk masyarakat yang penuh berkah, serta Cianjur yang Lebih Maju dan Agamis”. Tegas Sekda.

Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com
Belasan ribu peserta dari 32 kontingen kecamatan se Kabupaten Cianjur turut memeriahkan acara pembukaan Porsadin yang dilaksanakan selama dua hari, sabtu dan minggu (28 -29 Juli 2018).

Sedangkan Panitia Bidang Acara dan Lomba, Ustad. Abdul Muin Al Qudsi mengutarakan, kegiatan PORSADIN Santri ke IX Tingkat Kabupaten Cianjur tahun 2018 ini   diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 28 hingga 29 Juli 2018 besok.

“Selama dua hari libur ini,” katanya.

Ustad Abdul Muin Al Qudsi menjelaskan lebih rinci bahwa, Porsadin kali ini diikut 1246 oleh berbagai Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur. Terdiri dari 32 kontingen kecamatan, 750 Ustad pembimbing, 1260 Santri Atlet, dan terakhir 12.000 santri yang pawai.

“Alhamdulillah, cukup meriah,” ujarnya.

Ustad Abdul Wahid Al Qudsi yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Al Musyarofah Warungkondang ini menerangkan, Porsadin terdiri dari beberapa perlombaan yang diantaranya adalah atletik, futsal, tahfidz juz amma, kaligrafi, qasidah, pidato bahasa arab, pidato bahasa Indonesia, murottal wal imla, tenis meja dan lain sebagainya.

“Tentu saja, sebagai santri, juga diperlombakan baca kitab kuning,” tutupnya. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco