Tenaga Tim Ahli KDI Laksanakan Program Keserasian Sosial

oleh
Foto: Farhaan Muhammad Ridwan/ waktunews.com.
Atas kerjasama antara Kang Deding Ishak (KDI) sebagai Anggota DPR RI yang menyerap aspirasi masyarakat, lalu dibuatnya Program Forum Keserasian Sosial dengan Kemensos RI, akhirnya terbentuklah Kampung Keserasian Sosial di Desa Cibodas Kecamatan Pacet. Program ini untuk meminimalisir konflik yang terjadi ditengah masyrakat.

CIANJUR – Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Partai Golkar Deding Ishak, melalui H. Samsudin bersama – sama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur dan kader program dari Desa Cibodas Kecamatan Pacet, laksankan Program ForumKeserasian Sosial.

H. Samsudin menuturkan, turunnya bantuan ini atas aspirasi masyarakat yang diperjuangkan oleh Kang Deding Ishak (KDI) di DPR RI. Sebelum turunnya program keserasian sosial ini, pihaknya bersama tim dari Kementerian Sosial melakukan identifikasi potensi konflik di masyarakat, melalui berbagai kajian terlebih dahulu.

“Untuk daerah Kampung Selaawi ini, permasalahannya yakni pemanfaatan sumber air bersih untuk pertanian dan rumah tangga. Sehingga kami berupaya menyelesaikannya dengan pengadaan saluran sumber air yang kini akan dibangun untuk keperluan rumah tangga,” bebernya.

Dijelaakannya, daerah Cianjur ini ada empat daerah yang menmdapatkan bantuan dengan dibentuknya Forum Keserasian sosial. Forum ini guna memetakan dan menyelesaikan permasalahan sosial yang terjadi. Terbentuknya Forum Keserasian Sosial ini pun diharapkan menjadi media penyampai pesan dan aktivitas perdamaian di masyarakat.

“Mari kita bangun kesholehan sosial dengan menunjukkan sikap terbuka, cinta damai. Berbeda pendapat boleh, tapi kedamaian dan keharmonisan dalam lingkungan sosial menjadi hal yang mutlak untuk mencapai sebuah titik kemajuan yang lebih baik secara bersama-sama,” tukasnya

Sedangkan Ketua Forum Keserasian Sosial Desa Cibodas Ade Kusmawardi menuturkan, pembentukan Kampung Keserasian Sosial oleh Kemensos bekerjasama dengan DPR – RI, dan didukung Pemdes Cibodas ini disambut dengan baik. Pasalnya, program ini bisa mengoptimalkan kekuatan sosial di masyarakat, hingga menyelesaikan permasalahan yang terjadi lebih mudah ditanggulangi.

“Saya sangat merespon baik program pemerintah ini karena bisa menggali potensi daerah hingga mengatasi masalah,” tuturnya.

Diakuinya, permasalahan yang terjadi di Kampung Selaawi ini ialah pemanfaatan air bersih. Karena ketika tanggul jebol, hal ini berpotensi minimnya keberadaan air bersih ke masyarakat. Baik untuk pertanian maupun kebutuhan sehari – hari.

“Air bersih tersebut dimanfaatkan oleh sekitar 1.000 orang masyarakat di wilayah Kampung Selaawi,” akunya.

Menurut Ade, melalui forum keserasian sosial inilah pembahasan, hingga solusi ditemukan. Sehingga masyarakat diharapkan bisa menggunakan air bersih dengan merata.

“Kami sangat terbantu sekali dengan program ini. Rembug bersama antara masyarakat dan pemerintah, akhirnya akan direalisasikan dengan pembangunan bak penampungan sumber air yang jaraknya sekitar 700 meter dari hulu ke pemukiman masyarakat,” pungkasnya. (Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco