33 Delegasi Nigeria Studi Banding ke Sukaresmi

oleh
Foto: Farhaan Muhammad Ridwan/ waktunews.com.
Delegasi Study Banding dari Nigeria berfoto bersama dengan Kades Cibadak Kecamatan Sukaresm Dedi Lauhul Paris dan para staf. Mereka ingin belajar proses pembangunan masyarakat Indonesia untuk dicoba diterapkan di tempat asalnya.

CIANJUR – Sebanyak 33 delegasi dari berbagai Negara Bagian Nigeria studi banding ke Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur. Kunjungan tersebut dalam rangka mempelajari pengembangan program pembangunan pemberdayaan masyarakat. (20/9/2018).

Ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Kecamatan Sukaresmi Dodi Sopian Ramdan mengatakan, rangkaian kegiatan ini adalah kunjungan Delegasi Pemerintah Nigeria ke Indonesia untuk melihat sajauh mana program pemberdayaan manusia.

“Terutama melihat program tentang pemberdayaan pembangunan manusianya,” katanya.

Dodi memaparkan, dipilihnya Kecamatan Sukaresmi oleh Pemerintah Nigeria dalam agenda study banding ini karena Kabupaten Cianjur sendiri dianggap masih memiliki program pemberdayaan di tingkat masyarakat yang baik. Sedangkan untuk program pemberdayaan masyarakat Provinsi Jawa Barat, melalui Kementrian Desa (Kemendes) hanya ada tujuh Kabupaten yang sudah di tunjuk menjadi program generasi sehat dan cerdas serta pilot Humen Development Worker (HDW).

“Salah satunya  Kabupaten Cianjur. Dan memang Kabupaten Cianjur sendiri,sudah mempunyai kader-kader yang sudah di latih oleh Bank Dunia. Mereka yang study banding itu ingin melihat seperti gimana hasil-hasil dari pelatihan,” paparnya.

Untuk kegiatan hari ini, lanjut Dodi, tidak hanya Desa Cibadak Kecamatan Sukaresmi saja yang sudah di kunjungi oleh para Delegasi Negeri  bagian Afrika Barat tersebut. Namun ada beberapa desa lain yang sudah di kunjungi dalam lawatannya selama 4 hari ini

“Mereka melakukan kunjungan ke enam desa  yang ada di Kecamatan Ciranjang, Mande, Cikalongkulon dan Sukaresmi untuk melihat proses musyawarah desa perencanaan pembangunan untuk tahun 2017,” tambahnya.

Sementara salah satu perwakilan Nigeria Amama O Hariwa  (43) mengatakan, dia dan bersama rombongan lainnya sengaja berkunjung ke Negara Indonesia untuk melakukan studi banding yang nantinya akan di terapkan langsung ke warga di kampung halamannya.

“Program – program pemberdayaan pembangunan masyarakat yang sudah di laksanakan di Kabupaten Cianjur ini, menurut saya sangat bagus dan nantinya sangat cocok untuk di terapkan di negara saya,” tukasnya

Amama mengaku, ada,kesan baik yang sangat di rasakan ketika berhadapan dengan masyarakat Cianjur, yang menurutnya sangat santun dan penuh dengan ramah tamah.

” Pokoknya sulit di ucapkan dengan kata-kata,” akunya.

Kepala Desa (Kades) Cibadak Dedi Lauhul Paris, menanggapi positif kunjungan dan study banding delegasi negeria ke Cibadak. Diakuinya, kunjungan seperti ini merupakan yang pertama kali.

“Desa merupakan penanggung jawab anggaran dan mereka belajar dari kami tentang itu,” ucapnya.

Tak hanya itu, kata Kades Cibadak, mereka pun belajar darinya mengenai proses usulan pembangunan yang pengajuannya dari bawah sejak dari dusun masing-masing  oleh mandor, RT/RW dan tokoh masyarakat. Lalu dirapatkan dalam Musdes.

“Pembahasannya sendiri melihat kebutuhan lima kemandoran yang disesuaikan dengan Anggaran Dana Desa. Adapun yang tidak terakomodir bukan berarti tidak dibutuhkan tapi diundur karena kita melihat skala prioritas,” terangnya.

Sekmat Sukaresmi Sukirman menambahkan selain ke Cibadak, mereka pun menimba ilmu ke Desa Pakuon, Cikancana, dan Ciwalen.

“Saya menanggapi dengan baik study banding seperti ini, karena ini merupakan sebuah kebanggan. Diharapkan ini bisa memotivasi program pembangunan di masyarakat,” pungkasnya. (Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco