194 Guru SD di Pacet Mogok Mengajar

oleh

 

Foto: Farhaan Muhammad Ridwan/ waktunews.com.
Koordinator Forum Guru Honorer dan Guru K2 Kecamatan Pacet Dasep Rohendi yakinkan 194 orang tenaga pendidik Honorer K2 SD Kecamatan Pacet gelar aksi mogok mengajar memprotes batas usia tes CPNS 35 tahun.

CIANJUR – Dalam rangka mendukung aksi solidaritas Guru Honorer Se-Indonesia dan mereka menuntut kesejahtraan kepada Pemerintah Republik Indonesia. 194 orang tenaga pendidik Sekolah Dasar (SD) honorer dan guru Kategori (K2) Kecamatan Pacet gelar aksi mogok mengajar (26/9/2018).

Koordinator Forum Guru Honorer dan Guru K2 Kecamatan Pacet Dasep Rohendi mengatakan ada 52 orang tenaga pendidik K2, dan non K2 sebanyak 142 sehingga jumlah totalnya 194 orangnya yang mogok mengajar. Pihaknya mengaku ada beberapa tuntutan kepada pemerintah seperti pengangkatan honorer K2 sebagai CPNS.

“Kami pun menuntut pencabutan batas usia CPNS yang tertera dalam Menpan – RB no 36 tahun 2018 yang mensyaratkan batas usia 35 tahun,” katanya.

Dijelaskannya, alasan pencabutan batas usia 35 tahun ini karena seharusnya pemerintah memberikan kesempatan yang sama bagi tenaga honorer k2 diatas 35 tahun untuk mengikuti CPNS.

“Kenyataannya, di lapangan masih banyak tenaga pengajar honorer K2 diatas usia 35 tahun,” jelasnya.

Menurutnya, aksi mogok mengajar ini dalam rangka mendukung

Dasep menerangkan, pihaknya sudah memohon izin dan dukungan dari semua pihak yang terkait aksi mendesak pemerintah RI agar mengabulkan tuntutannya. Rencananya, para tenaga pengajar Pacet akan melaksanakan aksi mogok kerja dari hari Rabu 26 sampai Sabtu tanggal 29 September 2018 mendatang.

“Ini demi turut memperjuangkan kesejahtraan tenaga pengajar dan kemajuan dunia pendidikan,” terangnya.

Saat ini, lanjut Dasep, kondisi tenaga pengajar honorer sangat miris. Masih ada tenaga pendidik honorer di Pacet dengan gaji sekitar Rp. 300 ribu per bulan. Tentunya ini harus jadi perhatian bersama.

“Kami berharap adanya evaluasi dari pemerintah, karena kami ini rata – rata sudah mengabdi puluhan tahun,” tutup dasep. (Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco