Hadiri Milad Parmusi, Jendral Tito Tekankan Perkokoh Kesatuan Bangsa

oleh

 

Foto: Farhaan Muhammad Ridwan/ waktunews.com.
Jendra Polisi Tito Karnavian saat menghadiri Milad dan acara Helaran Jambore Nasional (Jamnas) Parmusi yang ke 19 yang digelar di Cibodas tekankan keberagaman indentitas antar bangsa di Indonesia wajib menjadi kekuatan tersendiri dibanding bangsa dan negara lain.

CIANJUR – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) dalam memperingati Miladnya dengan Helaran Jambore Nasional (Jamnas) Parmusi yang ke 19 yang digelar di Cibodas Kecamatan Cipanas, Cianjur berlangsung lancer. Berbagai da’i di seluruh Indonesia pun tumpah ruah dilokasi, (25/9).

Hadir dalam kesempatan kali ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kapolda Jabar Agung Budi Maryoto, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, Dandim Suryakencana Cianjur Kolonel Hj. Hidayati, serta jajaran kepolisian lainnya.

Ketua umum Parmusi Usamah Hisyam menuturkan, dalam JamNas Parmusi tahun ini  berkaitan dengan gerakan nasional dakwah Parmusi, yang akan dilanjutkan dengan ekspedisi dakwah para da’i ke seluruh pelosok tanah air.

Usamah juga mengemukakan, para dai Parmusi ini nantinya akan berdakwah di daerah asalnya, dengan manhaj atau metode Desa Madani dalam rangka turut mendorong mensejahterakan warga masyarakat, khususnya umat Islam.

“Metode dakwah ini dirancang untuk menjawab peluang, tantangan dan problematika dakwah demi membentengi akidah umat Islam Indonesia di berbagai daerah,” ujarnya.

Sedangkan Kapolri Jendral Polri Tito Karnavian, dalam kesempatannya menyampaikan, Parmusi adalah salah satu pendiri negara Republika Indonesia. Sebagai lembaga yang mewadahi para muslim di Indonesia ini, selayaknya Polri sebagai lembaga kepolisian bisa saling bersinergi, bekerjasama dengan Parmusi. Baik dalam hal keamanan, kesatuan, dan program yang ada di Parmusi itu sendiri.

“Ini menjadi salah satu keterikatan antara Polri dengan Parmusi. Karena di Indonesia ini mayoritas memang beragama muslim, jadi sepatutnya kita juga bisa bersinergi baik,” katanya.

Jendral Tito juga menjelaskan, berbeda-beda ras, suku, budaya dan agama di Indonesia ini sangatlah unik. Keberagaman bangsa, menjadi kekayaan bagi semuamya. Dan tidak banyak bangsa-bangsa lain memiliki keberagaman seperti bangsa Indonesia.

“Bila berbagai keberagaman ini tidak dipelihara baik, maka akan menjadi konflik. Jadi, harus melebur jadi satu, atau istilah kasarnya kawin silang,” Jelasnya.

Menurutnya, kedepan Parmusi bisa membuat kontribusi yang lebih besar untuk bangsa Indonesia. Keberagaman yang sangat luar biasa, menjadikan bangsa ini hasil tetap solid. (Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco