Warga Cianjur Gelar Doa Bersama bagi Kejelasan Nasib Keluarganya di Donggala

oleh
Foto: Istimewa.
Nia Kurniawan dan istrinya Sarini (33) yang asli putri kelahiran Desa Lero Tatari Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Sulteng Donggala.

CIANJUR – Warga masyarakat Kampung Cinangka RT 01/01 Desa Talagasari Kecamatan Kadupandak, Cianjur, mengadakan doa bersama bagi keselamatan saudaranya yang bernama Nia Kurnia (38), yang bermukim di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah yang terkena musibah gempa dan tsunami pada hari Jumat 28 September kemarin.

Wa Jajang (76) bapak dari Nia Kurniawan meminta keikhlasan dari warga yang hadir di Masjid Cinangka untuk mendoakan anak, mantu dan cucunya yang hingga kini belum bisa juga dihubungi.

“Sebagai orang tua yang anaknya berada ditengah-tengah lokasi musibah kemarin, tentu sangat khawatir. Doa yang kita kirimkan pun khususnya untuk keselamatan keluarga kami disana,” ucapnya. (28/9/2018).

Sedangkan Deni Heriyadi, kakak Nia Kurniawan menerangkan, adiknya tersebut kelahiran asli Kampung Cinangka Desa Talagasari Kecamatan Kadupandak, Cianjur.

Dia menjelaskan, Nia Kurniawan berdomisili di Kabupaten Desa Lero Tatari Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala karena ikut dengan sang istri Sarini (33) yang asli putri daerah sana.

“Tahun 2009 mereka menikahnya,” jelas Deni sesaat selesai doa bersama.

Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com.
Keluarga Nia Kurniawan bersama warga sekitar melaksanakan doa bersama demi keselamatan saudaranya yang berada dilokasi bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala Sulteng.

Deni mengaku, seluruh keluarga merasa khawatir karena sampai saat ini Nia Kurniawan belum juga bisa dihubungi. Terakhir mereka bisa berkomunikasi pada hari rabu dan kamis siang.

“Kemarin Nia mengabarkan sedang membuat pondasi keluarga mereka,” katanya.

Deni menegaskan, seluruh keluarga yang berada di Kadupandak sangat menunggu kejelasan nasib dari saudaranya Nia Kurniawan. Terputusnya akses informasi kedaerah bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala, dirasakannya sangat meresahkan.

“Saya, atasnama keluarga besar memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia bagi keselamatan adik saya Nia Kurniawan. Buat pemerintah, semoga dengan sesegera mungkin bisa masuk ke daerah bencana di Donggala, dan mengabarkan kondisi yang sebenarnya disana,” pungkas Deni penuh harap. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco