DPD PSI Nyatakan Belum Membangun Sayap Politik Apapun di Cianjur

oleh
Foto: ruslan Ependi/ waktunews.com.
Ketua DPD PSI Kabupaten Cianjur Deni Muhammad Nurjaya nyatakan tidak bertanggungjawab atas kegiatan kelompok yang mengatasnamakan dan memakai atribut partainya. Sampai saat ini, PSI belum membangun jaringan sayap politik atau Badan Otonom apapun di Cianjur.

CIANJUR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cianjur menyatakan bahwa sampai saat ini, partai besutan Grace Natali tersebut belum mempunyai sayap politik apapun, selain susunan kepengurusan DPD, DPV Tingkat Kecamatan Ranting tingkat desa ataupun kelurahan. (7/10/2018).

Ketua DPD PSI Kabupaten Cianjur Deni Muhammad Nurjaya menyatakan, pihaknya merasa berkewajiban memberitahukan hal ini kepada masyarakat Cianjur mengingat adanya insiatif dari beberapa kelompok masyarakat yang mendeklarasikan perkumpulannya dengan menambahkan nama atau symbol dari PSI.

“Saya berterima kasih sekali adanya inisiatif tersebut. Namun secara resmi, kami diwajibkan untuk jujur bahwa, sayap organisasi PSI di Cianjur itu belum ada,” katanya.

Anak muda yang juga Calon Legislatif (Caleg) ke DPRD Provinsi Jabar Dapil Cianjur ini juga menegaskan, tidak akan melarang siapapun yang berinisiatif membangun jaringan politik. Namun karena tidak adanya jalur komunikasi, apalagi jalur koordinasi dengan DPD PSI Cianjur yang dipimpinnya, Deni tidak bisa bertanggungjawab atas apa yang dilakukan kelompok tersebut.

“Kami dilarang melarang aktifitas politik siapapun dari kelompok manapun. Namun, bila mengatasnamakan PSI, kami wajib memberitahukan kepada masyarakat posisi yang sebenarnya,” tegas Deni saat menyambangi kantor waktunews.com.

Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com.
Deni saat bersama Ridwan Kamil saat ajang Pilgub lalu beranggapan, munculnya beberapa kelompok yang mengatasnamakan simpatisan PSI itu sudah ada sejak perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang mengusung Pasangan Ridwan Kamil dan UU Rudzalul Ulum (Rindu) hingga sekarang PSI yang berposisi mendukung Pasangan Jokowi – KH. Makruf Amin pada ajang Pilpres 2019 mendatang.

Bila saja apa yang dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan atau memakai atribut PSI itu baik, lanjut Deni, maka tidak ada persoalan. Namun bila dalam aktifitasnya ada unsure yang merugikan masyarakat, DPD PSI Cianjur menyatakan tidak bisa bertanggungjawab, baik secara moral maupun hukum.

“Mudah-mudahan saja demi kebaikan. Tapi kami juga harus berjaga-jaga demi nama baik PSI dikemudian hari,” tambahnya.

Menurut Deni, munculnya beberapa kelompok yang mengatasnamakan simpatisan PSI itu sudah ada sejak perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang mengusung Pasangan Ridwan Kamil dan UU Rudzalul Ulum (Rindu).

“Sampai saat ini PSI yang mendukung Pasangan Jokowi – KH. Makruf Amin pada Pilpres  2019 mendatang, merasa patut menegaskan tidak bertanggungjawab atas keberadaan kelompok atau simpatisan yang mengatasnamakan dan memakai atribut PSI,” pungkasnya. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco