PC MDS Rijalul Ansor Minta Polres Cianjur Serius Tangani Pengeroyokan terhadap Kyai Salman

oleh
Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com.
Ketua PC MDS Rijalul Ansor Cianjur KH.rd. Cepy Hibbatullah (putih) saat menggelar sebuah acara di Ponpes Al Musri Ciranjang, Cianjur beberapa waktu lalu. Dirinya mendesak Polres Cianjur agar segera menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap Kyai Salman yang terjadi sejak Tanggal 27 Agustus 2018 lalu.

CIANJUR – Para kyai muda yang tergabung dalam Pimpinan Cabang (PC) Majlis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Cianjur, mendesak Polres Cianjur serius mengusust tuntas kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Kyai Salman Al Farisi. (7/10/2018).

Ketua PC MDS Rijalul Ansor Kabupaten Cianjur KH.Rd. Cepy Hibbatullah mempertanyakan kinerja pihak aparat kepolisisan yang terkesan lamban dalam menangani kasus tersebut.

“Ini sudah terlalu lama, dan masih belum ada kejelasannya sampai sekarang,” katanya.

Kyai pimpinan Pondok Pesantren Hibbatussadiyyah Nagrak Cianjur ini menjelaskan, peritiwa pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Kyai Salman Al Farisi terjadi sejak Tanggal 27 Agus 2018 silam, di komplek pesantren yang dibinanya di Kampung Kampung Cibangban Desa Ciwalen Kecamatan Warunglondang, Cianjur. Rentang waktu yang cukup lama dalam menangani sebuah tindak pidana.

“Waktu itu menjelang shalat subuh, saat korban Kyai Samlan hendak membangunkan para santrinya. Nah ditengah perjalanan yang berjarak Cuma 10 meter itulah, dua orang sudah menunggunya dengan menggunakan penutup wajah mengeroyok sahabat saya,” jelas Kyai Hibbat menceritakan awal kejadian.

Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com.
Kondisi Kyai Salman Al Farisi usai dikeroyok dua pelaku pada Tanggal 27 Agustus 2018 lalu. Hingga saat ini, kejelasan dari tindak pidana ini belum membuahkan hasil yang menentramkan para kyai muda di Kabupaten Cianjur.

Penjelasan dari pihak Polres Cianjur saat kemarin-kemarin ditanyakan oleh korban, lanjut Kyai Hibbat, selalu saja jawabannya adalah, karena belum ada barang bukti yang kuat. Padahal, cara-cara para pelaku tersebut bisa diidentifikasi dan segera bisa dicari keberadaannya.

“Kalau merasa kesulitan, kesulitannya sebelah mana?” ucapnya mempertanyakan.

Dirinya menegaskan, tidak akan menginterfensi pihak Polres Cianjur dalam menangani kasus ini. Semua akan dipercayakan pada kinerja kepolisisan. Termasuk apakah kejadian pengeroyokan Tanggal 27 Agus tersebut, ada kaitannya dengan peristiwa serupa yang terjadi sebelumnya, yang dilakukan oleh keluarga tersangka Dadan.

“Untuk peristiwa pengeroyokan yang pertama, pelakunya sudah diringkus. Dan kami atasnama PC MDS Rijalul Ansor mengapresiasi kinerja Polres. Tinggal untuk kasus yang ke dua ini, kami juga mengharapkan hal yang sama. Pelakunya segera ditangkap,” tutup Kyai lulusan Ponpes Al Musri Ciranjang, Ponpes Lasem Rembang dan Madinah ini dengan tegas. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco