Bupati Cianjur Ingatkan 7 Gerakan Keagamaan Dalam Upaya Hindari Bencana

oleh
Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com.
Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar (tengah), didampingi Istri Hj. Ratu Eliesye dan Kades Babakancaringin saat kegiatan CNL. Bupati yakinkan 7 Gerakan Keagamaan sebagai salah satu upaya Pemkab Cianjur dalam menghindari bencana yang mungkin saja terjadi.

CIANJUR – Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, dalam beberapa kunjungan ke desa-desa saat melksanakan kegiatan Cianjur Ngawangun Lembur (CNL) selalu ingatkan bahaya bencana yang senantiasa mengintai daerah Cianjur. (9/10/2018)

Begitu juga saat melaksankan CNL di Desa Babakan Caringin Kecamatan Karangtengah, bupati didampingi Hj Ratu Eliesye IRM beserta Dandim 0608 Cianjur Letkol CZI Hj. Hidayati, Wakil Ketua DPRD Andri Suryanegara serta para Kepala Organisasi Pemerintah Kabupaten Cianjur, kembali mewanti-wanti seluruh komponen masyarakat Cianjur agar selalu waspada serta mengantisifasi datangnya bencana.

“Cianjur termasuk salah satu daerah paling rawan terjadinya bencana di Indonesia, dengan rata – rata 33 kali terjadi bencana dalam setahun,” ujar Bupati.

Bupati Cianjur mengaku, sejak digulirkannya 7 Gerakan Keagamaan 2 tahun yang lalu, intensitas bencana menurun drastis menjadi rata – rata 3 kali. Hal ini diyakininya bahwa, semua bencana bisa dihindari atau ditagkal dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bupati menambahkan, 7 Gerakan Keagamaan adalah salah satu upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur yang didalamnya terkandung amalan yang sangat mulia, dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warganya.

“Jika umat sudah tidak lagi beriman kepada Allah SWT, maka bencana bisa saja terjadi. Dan semua bencana yang terjadi dikarenakan ulah manusia itu sendiri. Maka, mari tingkatkan keimanan,” tutup Bupati. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco