Cianjur Persiapkan Diri Sukseskan Swasembada Bawang Putih 2019

oleh
Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com.
(dari kanan ke kiri) Kabid Holtikultura Bah Hasan, Kepala DPPTPH Mamad Nano, Pejabat Kementan RI dan Ketua Gapoktan Mujagi Suhendar saat meninjau lahan penanaman bawang puting di Kecamatan Pacet.

CIANJUR – Dinas Pertanian Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPPTPH) Kabupaten Cianjur siap sukseskan Program Swasembada Bawang Puting 2019 yang digagas Kementrian Pertanian (Kementan) RI. (19/10/2018).

Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura pada DPPTPH Kabupaten Cianjur, U. Supriatna Hasan menjelaskan, Cianjur sebagai satu diantara 77 Kabupaten dan 18 Propinsi yang dipilih Kementan RI untuk menjadi daerah penanaman bawang putih.

“Hal ini untuk mewujudkan Swasembada Bawang Putih di tahun 2019, dengan target impor sebesar 0 persen di tahun 2021,” jelas pria yang akrab disapa Bah Hasan ini saat disambangi diruang kerjanya.

Bah Hasan menerangkan, atas intruksi Kepala DPPTPH Mamad Nano, pihaknya sudah mempersiapkan lahan seluas 3000 hektar yang tersebar di Kecamatan Cipanas, Pacet, Cugenang, Gekbrong, Campaka Mulya, Sukanagara dan Takokak.

“Saat ini baru terealisasikan seluas 400 hektar, dan 200 hektar lahan diantaranya, sudah mulai ditanami bibit bawang putih. Kedepannya, Insya Allah, kita akan terus tambah perluasan lahan untuk dijadikan kebun bawang putih,” ujarnya.

Menurut Bah Hasan, dengan usia tanam bawang putih yang memakan waktu selama 4 bulan dari mulai awal tanam hingga panen, para petani akan diuntungkan oleh sistem tanam tumpang sari dengan tanaman proktif lainnya.

“Tumpangsarinya bisa dengan tomat, cabai atau tanaman lainnya, sambil menunggu masa panen bawang putih. Petani akan diutungkan oleh sistem ini,” katanya.

Mengingat hasil panen yang baik saat tanam percobaan beberapa waktu lalu, lanjut Bah Hasan, pihak DPPTPH Cianjur yakin mampu membantu pemerintah dalam menyukseskan Swasembada Bawang Puting 2019.

“Kita, beserta dengan beberapa Gapoktan, salah satunya adalah Mujagi dari Kecamatan Pacet, siap menuju Tahun 2021 Indonesia 0% impor bawang putih. Lahan didaerah Cianjur cocok untuk tanaman bawang putih,” pungkas Bah Hasan menegaskan. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco