Desa Batulawang Genjot Pembangunan Insfratruktur

oleh
Foto: Farhaan Muhammad Ridwan/ waktunews.com.
Musrenbangdesa Batulawang Kecamatan Cipanas digelar demi memaksimalkan partisipasi masyarakat, serta berembuk soal ketersediaan anggaran yang akan dipergunakan dalam segala pembangunan di tahun depan.

CIPANAS – Pemerintah Desa (Pemdes) Batulawang Kecamatan Cipanas, menggelar Musyawarah Pembangunan Desa (Musrembangdes) tahun anggaran 2019 di aula desa, Kamis (01/11/2018).

Kegiatan ini dihadiri langsung beberapa unsur masyarakat seperti, tokoh masyarakat, RT/RW, lembaga desa, dusun, serta unsur lain yang terkait di Desa Batulawang. Dan disaksikan pula perwakilan dari pihak kecamatan sebagai lembaga pembina desa.

Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohaedi mengatakan, Batulawang merupakan salah satu desa terbesar di Kabupaten Cianjur dengan luas 2.258 hektar. Maka dari itu, pembangunan pun harus dilakukan melalui musyawarah agar bisa merata dan menyeluruh. Pelaksanaan Musrenbangdes itu sendiri untuk membahas berbagai persoalan. Khususnya untuk infrastruktur yang memang masih banyak yang belum terialisasi.

“Dari Musrembangdes, akan disalurkan dana APBdes 2019 untuk penyelenggaraan pemerintah desa, pembangunan desa, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Kami berharap segala pembangunan ada di sini bisa lebih maju dan berkembang di segala bidang dan aspek,” kata dia.

Nanang menyebutkan, untuk forum perencanaan program akan dilaksanakan oleh lembaga publik. Dalam hal ini yaitu, pemerintah desa bekerja sama dengan warga masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya.

“Artinya, bisa memaksimalkan partisipasi masyarakat serta ketersediaan anggaran yang ada. Mudah-mudahan bisa tercapai demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Nanang berharap, baik itu Musrenbangdes, atapun forum perencanaan program nantinya akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan desa, dengan cara memotret potensi sejumlah sumber pembangunan yang tersedia. Baik dari dalam maupun luar desa.

“Dari infrastruktur yang ada di Desa Batulawang ini yang mencapai 24 Km, baru tertangani sekitar 70 persen. Jadi kita semua harus bersinergi dalam memajukan Desa kita ini,” pungkasnya. (Farhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco