DPKPP Cianjur Salurkan Hibah DKI Jakarta untuk 5 Jembatan Gantung

oleh
Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com
Kades Majalaya Kecamatan Cikalongkulon Mita melaksanakan guting pita di jembatan gantung yang dibangun oleh DPKPP Cianjur atas biaya dana hibah Pemprov DKI Jakarta.

CIANJUR – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DKPP) Kabupaten Cianjur salurkan realisasi hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta sebesar 2,3 Milayar Rupiah. (2/11/2018).

Kepala Seksi (Kasi) Perumahan pada DPKPP Kabupaten Cianjur Yayan menjelaskan, bantuan hibah dari Pemprov DKI Jakarta tersebut direalisasikan pada pembangunan 5 jembatan gantung diantaranya di Desa majalaya Kecamatan Cikalongkulon, Desa Kawung Luwuk dan Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi, Desa Batulawang Kecamatan Cipanas, dan Desa Gasol Kecamatan Cugenang.

“Volume yang paling besar adalah pembangunan Jembatan Gantung di Desa Majalaya, Cikalongkulon dengan dana sebesar 500 jutaan,” jelas Yayan saat ditemui diruang kerjanya.

Yayan mengatakan, bantuan yang direalisasikan pada jembatan gantung tersebut, dimaksudkan demi menunjang laju perekonomian daerah penyangga Ibu Kota. Dalam hal ini, ftrastruktur agar distribusi hasil pertanian yang akan perjual belikan di Jakarta lancar.

“Karena pasokan hasil bumi, terutama komoditi holtikultura dan beras untuk DKI Jakarta salah satunya adalah dari Cianjur ini,” katanya.

Sedangkan Kepala Desa Majalaya Kecamatan Cikalongkulon Mita menuturkan, jembatan gantung antara Kampung Larangan dan kampung Mekarjaya di Desa yang dipimpinnya adalah sebuah impian masyrakat yang sejak lama diidam – idamkan.

“Saya patut berterima kasih kepada pak Bupati Cianjur melalui DPKPP yang mengalokasikan dana hibah Pemprov DKI Jakarta untuk kami ini,” tutur Mita sumringah.

Menurutnya, jembatan gantung Kampung Larangan dan Kampung majalaya adalah sarana inftrastruktur yang pital bagi kehidupan masyarakat Desa Mekarjaya. Masyarakat pernah bergotong royong membangun jembatan seadanya dengan kawat sling hasil pemberian perusahaan perkebunan disana. Namun kualitasnya tentu saja tidak bisa maksimal.

“Sekarang kami sudah mempunyai jembatan gantung yang kokoh. Insya Allah akan kami perhatikan pemeliharaannya, karena kami memang sangat membutuhkannya,” pungkasnya. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco