Santri Cianjur Turun Gunung Perangi LGBT dan Hoaks

oleh
Foto: Farhan/ waktunews.com
Para santri NU yang mengikuti Kemah Santri melakukan penandatangan pernyataan perang terhadap prilaku LGBT dan Hoaks.

CIPANAS  Para santri deklarasikan perang terhadap Lesbian Gay Biseksual Transeksual (LGBT) serta penyabaran Hoaks pada acara Kemah Santri yang adakan oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur selama 2 hari 2-3 November 2018 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibodas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. (3/11/2018).

Selain ribuan santri dan pengurus PCNU Kabupaten Cianjur, pada kegiatan kemah santri tersebut hadir pula anggota DPR RI dan caleg DPR RI Dapil Jabar 3, khusus dari koalisi partai pengusung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Mereka adalah Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (anggota DPR RI Fraksi PKB), Joko Purwanto (anggota DPR RI Fraksi PPP), dan Deding Ishak (anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar) serta Budi Setyawan (caleg DPR RI Partai Golkar Dapil Jabar 3).

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Cianjur Ustad Pipin S Arifin menjelaskan, santri harus menjadi bagian dari kemajuan bernegara. Oleh karena itu, santri juga harus berperan dalam menegakkan pondasi kenegaraan.

“Salah satunya, santri juga harus tegas dalam memerangi penyakit masyarakat yang mengganggu stabilitas negara, di antaranya masalah penyakit LGBT,” ujarnya.

Menurutnya, masalah LGBT ini bukan persoalan Hak Azasi Manusia. Tapi urusan kelainan, penyakit dan penyimpangan. Dan tentunya harus ditangani secara serius, karena sudah menjadi persoalan sosial.

“Perilaku menyimpangnya harus kita perangi, tetapi manusianya harus dirangkul untuk diobati secara serius. Jangan dikucilkan atau dihakimi karena tidak akan menyelesaikan masalah,” paparnya.

Dijelaskannya, gejala LGBT dan yang juga tidak kalah pentinya yaitu penyebaran hoaks, merupakan permasalahan bangsa. Sehinga santri seolah turun gunung meredam permasalahan yang ada.

“Santri turun gunung kembali, untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang merebak di masyarakat. Santri yakin dengan persatuan yang kokoh, masalah tersebut bisa ditangani,” tukasnya. (Farhan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco