Maruarar Sirait dan Mentri Susi Bicarakan Potensi Laut Cianjur

oleh
Bang Ara (tiga dari kiri) disamping Ketua PWI Cianjur Esya Mahendra menelpon Mentri Kelautan Susi Pujiastuti membicarakan potensi laut Cianjur Selatan.

CIANJUR – Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Maruarar Sirait sambangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur. Tepatnya di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Dalam kunjungannya, Maruarar bertatap muka dan berdiskusi langsung dengan para wartawan tentang potensi apa saja yang saat ini harus di gali dan di kembangkan di Kabupaten Cianjur ini.

“Kabupaten Cianjur ini merupakan salah satu daerah terbesar di Provinsi Jawa Barat. Potensi yang melimpah dan harus di kembangan adalah pantai selatan. Selain dari potensi di bidang pertanian dan UMKM,” terangnya.

Politisi yang akrab disapa Ara ini menjelaskan, Cianjur pun memiliki potensi laut yang baik, di bidang perikanan dan juga untuk sektor pariwisata, jika wilayah pantai di Cianjur Selatan ditata kembali. Terlebih saat mendapatkan informasi dari teman-teman media bahwa di daerah Cianjur Selatan, sebelum menjabat sebagai Mentri Kelautan dan Prikanan, Susi Pudjiastuti dulu pernah membeli sebidang tanah untuk pembanguanan landasan kapal pesawat prusahaannya, yakni Susi Air.

“Jadi, kedepanya, tidak menutup kemungkinan  Pemerintah akan membidik pembangunannya di daerah itu,” paparnya.

Sementara itu menanggapi masukan para pewarta Cianjur Mentri Kelautan dan Prikanan Susi Pudjiastuti dalam sambungan saluran teleponnya dengan Ara di hadapan para awak media mengatakan, pihaknya membenarkan jika dirinya di tahun 2004 telah memiliki lahan seluas 5 hektar untuk di jadikan landasan pesawat.

“Ya saya, membangun landasan pesawat tujuannya memang pada waktu itu untuk mendukung prekonomian masyarakat sekitar,” terangnya.

Diakuinya Susi, mangkraknya pembangunan landasan kapal tersebut, lantaran hingga saat ini dari pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Cianjur belum mendapat kejelasan terkait status surat tanahnya.

“Tolong dong bang (Ara) bantu saya tanyain ke BPN, masa saya sudah jadi Mentri juga belum beres sertifikatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Susi menjelaskan, lahan tersebut dibuatnya landasan pesawat untuk membawa hasil laut yang akan dibeli dari nelayan setempat. Namun selang beberapa tahun, pesawat tidak pernah turun di wilayah selatan Cianjur karena minimnya perhatian pemerintah pada nelayan.

“Seharusnya pemerintah daerah menyambut baik setiap investor yang akan berinvestasi di wilayah tersebut. Ini malah sebaliknya investor masuk didiamkan dan akhirnya kabur,” pungkasnya. (farhan muhammad ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco