Pemdes Sukatani Gulirkan Program Rumah Sehat

oleh
Foto: Farhaan/ waktunews.com.
Rumah milik Mak Itoh yang diperbaiki oleh Pemdes Sukatani menggunakan DD, bertujuan agar masyarakat bisa hidup sehat dalam hunian yang layak.

PACET – Pemdes Sukatani Kecamatan Pacet, Cianjur, secara gotong royong bersama masyarakat perbaiki rumah reyot milik Ma Itoh (70) warga Pasir Kampung RT 3/ RW 1. (12/11/2018).

Kepala Desa Sukatani Udin Sanusi mengutarakan, Pemdes Sukatani dibantu warga sekitar perbaiki gubuk dari anyaman bambu yang ditempati Ma Itoh seorang diri itu, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Selain, banyak genting yang bocor, kayu penyangga rumah tersebut pun sudah lapuk akibat termakan usia. Perbaikan rumah itu merupakan program rumah sehat yang dicanangkan Pemdes Sukatani.

“Hasil Musrenbangdes kami mencanangkan program rumah sehat. Ada 10 rumah tidak layak huni yang kami bangun melalui anggaran Dana Desa (DD) 2018. Diharapkan bantuan ini bisa mendorong masyarakat agar mampu hidup bersih serta sehat,” paparnya.

Kades Sukatani mengaku, awalnya pihak Pemdes mendapat keluhan dari ketua RT dan tokoh masyarakat setempat bahwa ada lansia yang tinggal di gubuk reyot yang tidak layak huni. Setelah masuk anggaran APBDes, maka pihaknya berinisiatif bersama warga bahu membahu membangun rumah itu.

“Sekarang Mak Itoh bisa hidup tenang dan tidak memikirkan kondisi rumahnya yang nyaris ambruk,” paparnya.

Udin Sanusi menjelaskan, warga Desa Sukatani sebenarnya sudah ada 50 rumah yang menerima bantuan dari Kementerian PUPR melalui program BSPS, dan ada 5 rumah yang diperbaiki dari jalur aspirasi salah seorang anggota dewan. Namun ternyata ada beberapa rumah yang tidak layak huni masih belum menerima bantuan.

“Ya tidak semua rumah lolos dan masuk pendataan program Kementerian PUPR. Makanya hasil kesepakatan bersama warga, kami ikut membantu masyarakat dan memasukannya ke anggaran DD,” jelasnya.

Kades Sukatani menegaskan, sesuai dengan pantauan di lapangan, ternyata program rumah sehat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakatnya. Sehingga kedepan di rencanakan program tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Jumlah penduduk di Desa Sukatani ada 14 ribu jiwa. Dan masih ada penduduk yang tinggal di rumah tidak layak huni. Makanya kami berencana program rumah sehat ini akan terus digulirkan,” pungkasnya. (Farhan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco