Diah Pitaloka Apresiasi Kemensos dalam Pemberian PKH kepada Masyarakat Cianjur

oleh
Foto: Farhaan/ waktunews.com
Anggota DPR RI komisi VIII Diah Pitaloka tengah memberikan bantuan PKH secara simbolis untuk warga Kabupaten Cianjur di salah satu gedung, Villa Green Hill, Ciherang Pacet.

CIPANAS – Anggota DPR RI Komisi VIII Diah Pitaloka menyambut baik adanya pemberian penyaluran bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Salah satunya yang dilakukan untuk warga Kabupaten Cianjur di salah satu gedung, Villa Green Hill, Ciherang Pacet, Kamis (29/11).

Diah Pitaloka menjelaskan, Pemerintah Pusat, dalam hal ini DPR RI sebetulnya ingin membangun jaminan sosial itu secara sistematis, bukan parsial. Sehingga Kemensos nantinya akan lebih mudah dalam mementaskan kemiskinan.

“Memang biayanya lebih besar, karena ini terintegrasi dibawah kemensos misalnya difabel, sama lansia. Kalau tanpa ada sistem akan lebih susah mengukur progresnya, sehingga berbagai evaluasi harus dilakukan,” ujarnya menjelaskan.

Namun menurut Diah, PKH ini merupakan salah satu program yang baik dalam menentaskan kemiskinan. Untuk itu, bantuan ini jadi hal yang cukup besar biayanya dalam penganggaran pemerintah pusat. Makanya mau gak mau, bantuannya itu secara langsung diberikan guna membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat miskin.

“Saya pun mengapresi bantuan PKH yang selama ini digulirkan oleh pemerintah, dan diharapkan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” katanya.

Sedangkan Staf Ahli Bidang Aksesbilitas Sosial Kementerian Sosial RI, Marzuki memaparkan, di tahun 2018 ini jumlah PKH di Kabuaten Cianjur yang mendapatkan batuan sebanyak 134.871 ribu penerima manfaat PKH dengan total dana bantuan sebesar Rp 255,5 Miliar.

“Kegiatan ini rutin dari Kemensos, yang bertujuan untuk menuntaskan kemiskinan. Serta kami berikan bantuan sosial berupa Beras Sejahtera (Rastra) sebanyak 189.959 keluarga, dengan total dana Rp 250,75 Miliar,” ungkapnya memaparkan..

Marzuki menerangkan, sebanyak 350 orang penerima manfaat PKH yang hadir di wilayah Utara Cianjur kali ini. Lalu sebagai mitra penyaluran bantuan, Kemensos berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cianjur.

“selain itu, untuk menunjang program ini, kami pun bersama dengan Komisi VIII DPR RI, yakni Ibu Diah Pitaloka,” terangnya.

Menurut Marzuki, pemerintah berharap tidak ada penyelewengan maupun pungutan dalam setiap bantuan sosial tersebut. Bila ada pelanggaran yang dilakukan petugas Kemensos atau aparat Pemda, maka akan ditindak secara tegas.

“Hal ini sejalan dengan presiden yakni apabila ada yang menghambat pemenuhan kebutuhan rakyat maka harus ditindak tegas,” pungkasnya. (Farhaan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco