PT. SJM Bantah Isue Sebagai Perusahaan Abal – abal Hanya Karena Pindah Kantor

oleh
Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com
Direktur PT. SJM Asep Yuda berdiri di depan Kantornya yang baru di Komplek Sapta Taruna P.U Blok A/6 RT 1/8 Kelurahan Kujangsari Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung.

CIANJUR – Direktur PT. Subur Jaya Mukti (SJM) Asep Yuda sebagai pelaksana pembangunan Landmark Alun-alun Cianjur, mengklarifikasi keberadaan kantornya yang sudah pindah ke Bandung setelah sebelumnya beralamat di Jalan Cisayong Tasikmalaya. (19/12/2018).

Asep menjelaskan, kantor yang beralamat di Cisayong tersebut adalah awal pendirian dari PT. SJM. Sedangkan bangunannya milik mertuanya. Awal pendirian memang tidak memakai plang perusahaan dikarenakan masih baru dan belum memiliki kontrak proyek dengan pihak manapun.

“Kantor perusahaannya dulu di rumah mertua yang di Cisayong itu. Yang sekarang jadi apotek,” jelasnya.

Asep lalu mengatakan, perubahan tempat kedudukan kantor PT. SJM yang semula di Jalan Raya Cisayong Nomor 57 Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya ke lokasi kantor yang baru Komplek Sapta Taruna P.U Blok A/6 RT 1/8 Kelurahan Kujangsari Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung.

“Kantor yang sekarang juga bersebelahan dengan rumah pribadi. Plangnya masih kecil ditempel di tembok,” katanya.

Foto: Ruslan Ependi/ waktunews.com.

Menurutnya, sangat wajar apabila tetangga yang di Cisayong tidak tahu menahu soal kebaradaan perusahaannya. Hal tersebut dikarenakan saat itu plang perusahaan tidak dipasang. Apalagi ketika sudah berdiri sebuah apotek.

“Baru setelah pindah di bulan Oktober, kami memasang plang perusahaannya. Resminya Tanggal 22 Oktober 2018,” imbuhnya.

Sedangkan Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cianjur Yedi Indraguna mengaku, setelah adanya kabar yang mengangkat persoalan kedudukan kantor PT. SJM, dirinya lalu menginfestigasi sendiri kelapangan.

“Baik yang di Cisayong, maupun Kantor PT. SJM yang baru di Bandung,” akunya.

Dalam persoalan ini, Yedi menyayangkan lambatnya pemberitahuan dari pihak PT. SJM yang tidak dengan segera memberitahukan kepindahan kedudukan kantor perusahaan.

“Ini bukan kesalahan fatal. Kantor barunya terbukti memang ada, dan yang terpenting adalah pekerjaan Landmark Alun –alun Cianjurnya beres sesuai kualitas dan dengan tepat waktu yang sudah ditentukan,” tutup Yedi saat ditemui di ruang kerjanya. (Ruslan Ependi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco