Kalideskop Bawaslu Cianjur Tahun 2018 Tangani 9 Perkara

oleh
Foto: Farhaan/ waktunews.com
Bawaslu Kabupaten Cianjur sejak dikukuhkan keberadaannya Tahun 2018 menangani 9 perkara pelanggaran Pemilu 2019. Satu diantaranya sudah mempunya kekuatan hukum tetap oleh Pengadilan Negri Cianjur.

CIANJUR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur hingga akhir tahun 2018 mencatat sudah menangani sembilan perkara pidana Pemilu, satu di antaranya sudah memiliki ketetapan hukum dari Pengadilan Cianjur.

“Sisanya hanya diberikan sanksi administratif,” kata Koordinator Hubungan Antar Lembaga, Hadi Dzikrinur saat ditemui awak media, Minggu (30/12).

Saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemantauan pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 agar berjalan aman dan kondusif. Tentunya ini tak lepas dari koordinasi dengan instansi terkait, agar pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Cianjur berjalan sesuai harapan.

Hadi Dzikri Nur menjelaskan, Bawaslu Cianjur telah melakukan tindakan pencegahan pelanggaran dengan melakukan sosialisasi peraturan, surat imbauan, pemetaan potensi kerawanan, supervisi, koordinasi antar lembaga, dan peningkatan peran aktif partisipasi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi peraturan Bawaslu dengan mengundang stakeholder.

“Kami juga telah melakukan deklarasi pemilu bersih 2019, tanpa politik uang, tanpa politik SARA dan tanpa hoaks serta ujaran kebencian,” ujar Hadi.

Ditegaskannya, Bawaslu Cianjur mengingatkan ASN dan kepala desa untuk netral dalam Pilkada dengan melakukan sosialisasi kepada para kepala dinas, ASN, dan para kepala desa. Diharapkan mereka bisa memahami aturan yang berlaku demi mewujudkan pemilu yang damai, jujur dan adil.

“Saat ini Bawaslu sedang melakukan penertiban alat peraga kampanye bersama dengan stakeholder. Untuk jumlahnya masih terus kami update,” tandasnya. (Farhan Muhammad Ridwan/Ruslan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco