PBBI Sukseskan Pameran dan Kontes Bonsai Cianjur yang Sudah Diakui Dunia

oleh
Foto: Farhaan/ waktunews.com
Kontes pohon bonsai yang dilaksanakan oleh PPBI yang diikuti sekitar 100 peserta harapkan perhatian lebih dari pihak Pemkab Cianjur. Hal ini mengingat kualitas dan keindahan bonsai Cianjur yang sudah diakui oleh penggemarnya di dunia.

CIPANAS – Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia  (PBBI) Kabupaten Cianjur menggelar pameran sekaligus kontes pohon bonsai di Lapangan Brimob Cipanas yang diikuti ratusan peserta yang ada di sejumlah daerah se Jawa Barat maupun luar jawa, Sabtu (29/12) dan Minggu (30/12).

Ketua PPBI Cabang Cianjur yang sekaligus Ketua Panitia Emus Sopian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program PPBI untuk mengangkat pamor para petani bonsai dan penghobi pohon seni tersebut.

“Alhamdulillah kalau dilihat dari peserta, sudah lebih dari target nasional. Karena kan kalau nasional itu hanya 100 peserta,” ujarnya.

Menurutnya, selain sebagai hobi, dengan menggeluti bonsai tidak jarang juga menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Tanaman berbentuk unik tersebut bisa bernilai mencapai ratusan juta.

“Kalau bonsai untuk keindahan rumah, lingkungan hingga kota pun mendukung. Karena sekarang bonsai bukan hanya kebutuhan dalam negeri. Bahkan luar negeri,” kata dia.

Maka dari itu, lanjutnya, dengan digelarnya acara seperti ini, diharapkan setelah terpilihnya juara kontes ini, PPBI Cianjur menjadi barometer kegiatan dan pohon bonsai yang dikenal paling baik oleh kota-kota lain. Hal ini juga bisa sebagai ajang adu kreativitas ilmu dan pengetahuan tentang pohon bonsai.

“Adapun dewan juri yang dihadirkan itu lima orang. Terdiri dari juri nasional dari Jakarta, Bandung dan Daerah lain yang sudah diakui,” imbuhnya.

Emus menerangkan, pihaknya merencanakan kedepannya, di setiap tiga bulan sekali akan digelar kontes serupa pada tingkat regional. Dan sejauh ini sudah ada 3800 anggota PPBI se Cianjur termasuk pendukung pembuat pot.

“Serta dinas terkait pun bisa lebih mendukung,” terangnya.

Pihaknya mengharapkan adanya perhatian pemerintah terhadap petani bonsai. Pasalnya amat disayangkan nama petani bonsai di Cipanas yang sudah mendunia, kalau hanya tinggal nama.

“Luar negeri pun sudah mengakui keberadaan petani bonsai di Cipanas, karena  banyakhasil hasil bonsai kami dikirim ke luar negeri sehingga karyanya sudah mendunia. Semoga melalui even seperti ini bisa memotivasi agar semua pihak tau mengenai potensi dan kualitas bonsai kami,” tandasnya. (Farhan Muhammad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco