Komite Percepatan DOB Kota Cipanas Desak Pemekaran Kota Cipanas

oleh

 

 

Foto: Farhaan/ waktunews.com
Ketua KPP DOB Kota Cipanas Saiful Anwar menegaskan saat ini sudah sepatutnya terbentuk sebuah Pansus Dewan dan terbitnya rekomendasi dari Bupati Cianjur demi percepatan pemekaran daerah.

CIANJUR – Desakan masyarakat untuk Pemekaran Kota Cipanas kembali menghangat. Hal tersebut ditandai dengan pembentukan Komite Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (KPP DOB) Kota Cipanas yang dikemas dalam acara diskusi di Aula Pasar Ciloa, Desa Cipanas.

Ketua Harian KPP DOB Cipanas Saeful Anwar mengatakan, diskusi dan pembentukan komite hanya simbolis demi melanjutkan perjuangan dari para tokoh yang lebih dulu memperjuangkan pemekaran Kota Cipanas.

“Kami dari komite pemekaran melanjutkan perjuangan kawan terdahulu yang sudah menyampaikan aspirasi,” katanya.

Saiful menerangkan, Kota Cipanas yang terdiri dari Kecamatan Cipanas, Pacet, Sukaresmi, Cugenang dan Cikalongkulon sudah layak menjadi kota mandiri. Dan meski sempat tertunda karena moratorium, saat ini pihaknya bersama beberapa tokoh akan menjadikan pemekaran Kota Cipanas menjadi agenda program nasional.

“Sebagai syarat formal hasil kajian terdahulu sudah sangat layak menjadi kota mandiri baru. Hari ini, hadir dari tokoh komite pemekaran, perwakilan desa dan kecamatan,” paparnya.

Menurutnya, perjuangan komite saat ini khusus berbicara target prioritas 2020 harus sudah menghasilkan kemajuan. Pihaknya menyadari akan banyak kendala yang dihadapi di lapangan, seperti hasil komunikasi dengan DPRD harus melakukan kajian ulang.

“Padahal, persoalan ini sudah dikaji berkali-kali dan hasilnya dinyatakan sudah layak. Saya pikir dewan melihat pandangan politik, bukan hukum,” ujar Saeful.

Saeful menjelaskan, pada intinya, saat ini harus ada pembentukan Pansus Dewan serta meminta rekomendasi Bupati.  Persoalannya, wacana pemekaran Cipanas sudah bergulir sejak tahun 1985. Lalu pada tahun 1999 diolah dan pada tahun 2000 dilakukan kajian.

“Jadi rangkaian sangat panjang ini sudah dilakukan para tokoh terdahulu,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan, setelah mengadakan diskusi di sekitar terminal Cipanas, langkah selanjutnya yang akan dilakukan komite adalah mengadakan rembuk daerah yang tergabung di wilayah 5 kecamatan.

“Rembuk daerah itu akan membahas beberapa hal, ketika disetujui harus seperti apa, gambaran Cipanas ke depan mau seperti apa, kami akan banyak melakukan diskusi dan pertemuan,” pungkasnya. (Farhan Muhanmad Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco