Author: harianwaktu

author
    FENOMENA HUKUM DI INDONESIA

    FENOMENA HUKUM DI INDONESIA

    Oleh : Firly Sopirmas, SH

    Di kalangan akademisi dan praktisi hukum di Indonesia saat ini tidak mudah untuk memaparkan kondisinya tanpa adanya keprihatinan yang mendalam, mendengar ratapan masyarakat yang terluka oleh hukum, dan kemarahan masyarakat pada mereka yang memanfaatkan hukum untuk mencapai tujuan mereka tanpa menggunakan hati nurani. Dunia hukum di Indonesia tengah mendapat sorotan yang amat tajam dari seluruh lapisan masyarakat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

    Dari sekian banyak bidang hukum, dapat dikatakan bahwa sistem peradilan pidana di Indonesia menempati peringkat pertama yang bukan saja mendapat sorotan tetapi juga celaan yang luar biasa, dibandingkan dengan sistem peradilan pidana di Negara-negara hukum lainnya. Bidang hukum pidana merupakan bidang hukum yang paling mudah untuk dijadikan indikator apakah reformasi hukum yang dijalankan di Indonesia sudah berjalan dengan baik atau belum.

    Hukum pidana bukan hanya berbicara tentang putusan pengadilan atas penanganan perkara pidana, tetapi juga meliputi semua proses dan sistem peradilan pidana. Proses peradilan berawal dari penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian dan berpuncak pada penjatuhan pidana dan selanjutnya diakhiri dengan pelaksanaan hukuman itu sendiri, oleh lembaga pemasyarakatan. Semua proses pidana itulah yang saat ini banyak mendapat sorotan dari masyarakat karena kinerjanya, atau perilaku aparatnya yang jauh dari kebaikan.Mungkin yang tidak mendapat banyak sorotan adalah lembaga pemasyarakatan karena tidak banyak orang yang mengamatinya, tetapi lembaga ini juga tidak dapat dikatakan sempurna karena lembaga yang seharusnya berperan dalam memulihkan sifat para warga binaan (terpidana) ternyata tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik.Jumlah narapidana yang melebihi dua kali lipat dari kapasitasnya menjadikan nasib narapidana juga semakin buruk. Mereka tidak tambah sadar, tetapi justru belajar melakukan tindak pidana baru setelah berkenalan dengan narapidana lainnya. Tentunya ini jauh dari konsep pemidanaan yang sesungguhnya memiliki tujuan untuk merehabilitasi terpidana. Bahkan fakta yang ada hari ini, beberapa narapidana dengan leluasanya membuat “aturan” sendiri dengan merubah hotel prodeo tersebut menjadi hotel bagai bintang lima.

    Kiranya dalam rangka melakukan reformasi hukum tersebut ada beberapa hal yang harus dilakukan antara lain:

    1. Penataan kembali struktur dan lembaga-lembaga hukum yang ada termasuk sumber daya manusianya yang berkualitas;
    2. Perumusan kembali hukum yang berkeadilan;
    3. Peningkatan penegakkan hukum dengan menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran hukum;
    4. Pengikutsertaan rakyat dalam penegakkan hukum;
    5. Pendidikan publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hukum; dan
    6. Penerapan konsep Good Governance penyelenggaraan management pembangunan yang solid serta sejalan dengan prinsip demokrasi.

    Selain pencegahan, pengejaran dan pengusutan kasus-kasus korupsi, pemerintah harus terus berusaha mengejar aset dan memulihkan kerugian negara. Disamping itu pemerintah juga harus tetap melanjutkan upaya serupa untuk mengatasi aksi terorisme dan bahaya lainnya yang dapat memecah belah keutuhan NKRI serta mencegah berkembangnya radikalisme dan juga meningkatkan pemberantasan segala kegiatan illegal.


    *Penulis adalah mahasiswa S2 Fakultas Hukum UNSUR, dan aktivis hukum di Cianjur.

     

     

    Tiga Langkah Lagi

    Tiga Langkah Lagi

    SOLO, Harian Waktu – PersibBandung sukses menapak ke semi final Piala Presiden 2017 setelah mengandaskan Mitra Kukar lewat drama lima gol dengan skor 3-2 di babak perempat yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (25/2) lalu.

    Tiga gol kemenangan Maung Bandung masing-masing diciptakan oleh Atep yang mengemas dua gol pada menit 11 dan 73 serta Vladimir Vujovic pada menit 31. Sedangkan dua gol balasan Naga Mekes dilesakkan Oh In-Kyun pada menit 29 dan Andre Agustiar pada menit 75.

    Dalam pertandingan tersebut Maung Bandung dikejutkan oleh perlawanan spartan Naga Mekes, terutama di babak kedua. Apalagi sejak pertengahan babak pertama, Maung Bandung harus kehilangan penyerang andalannya Sergio van Dijk yang mengalami cedera lutut sehingga harus ditarik keluar dan digantikan Shohei Matsunaga pada menit ke-26.

    Mitra Kukar yang tak diperkuat dua pemain andalannya Dedi Gusmawan dan Bayu Pradana terbukti mampu menyulitkan Maung Bandung. Meski di babak pertama, kendali permainan lebih dipegang oleh Persib. Namun memasuki 45 menit kedua, Naga Mekes balik menekan dan membuat Persib lebih banyak mengandalkan serangan balik.

    PelatihPersib Djadjang Nurdjaman mengaku, kaget dengan performa Mitra Kukar meski akhirnya Maung Bandung dapat memastikan diri lolos ke semi final. Djanur mengungkapkan, bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya meski harus diraih dengan kerja keras.

    “Kami bersyukur kepada Allah SWT dengan kemenangan ini kami bisa melaju ke babak semifinal dan selamat kepada pemain yang telah berjuang keras pada pertandingan kali ini,” ucap Djanur.

    Djanur mengungkapkan, sempat merasa khawatir ketika Mitra Kukar berhasil membalas ketertinggalan dengan cepat. Kurangnya konsentrasi di lini belakang membuat Naga Mekes dengan mudahnya menceploskan dua gol.

    Gol kedua Mitra Kukar yang dilesakan Andre Agustiar pada menit 75 atau hanya selang dua menit setelah Atep memperlebar keunggulan Persib, diakui Djanur, membuatnya cukup tegang.

    “Sedikit dihinggapi ketegangan, gol tersebut membuat saya tidak nyaman. Walupun selalu unggul dari gol pertama dibalas, lalu gol selanjutnya sempat nyaris dibalis lagi. Jadi secara kualitas tim sebenarnya kurang puas, tapi patut disyukuri,” papar Djanur.

    Sementara itu Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra menilai pasukannya kurang beruntung, sebab pada laga tersebut Naga Mekes sebenarnya mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali menciptakan peluang. Selain itu, Jafri menilai gol ketiga Persib yang diciptakan oleh Atep pada menit 73 berbau offside.

    “Pertandingan luar biasa kami kurang beruntung, gol ketiga Persib sepertinya ‘kabur’ (patut diperdebatkan),” ujarnya.

    Jafri menambahkan, absennya Bayu dan Dedi di pertandingan tersebut cukup berpengaruh. “Sudah pasti absennya Bayu dan Dedi, karena selalu starter tapi tadi bukan berarti jelek, karena tadi sudah maksimal kemudian kita ga punya striker asing,” jelasnya.

    Di semi final, Persib akan menghadapi Pusamania Borneo FC yang sukses mengandaskan Madura United lewat adu penalti dengan skor 5-4 (0-0). Laga semi final sendiri akan dilaksanakan dalam format home and away.

    PBFC akan lebih dulu bertindak sebagai tuan rumah leg pertama, Kamis (2/3). Sedang Persib giliran jadi tuan rumah leg kedua, Minggu (5/3). Jika dihitung di atas kertas maka Persib ‘hanya’ tinggal tiga langkah lagi untuk mewujudkan ambisi mempertahankan gelar Piala Presiden yang diraih pada 2015 lalu. Zacky

     

    Bupati Minta Pengembangan Glamping Lakeside Dihentikan

    Bupati Minta Pengembangan Glamping Lakeside Dihentikan

    SOREANG, Harian Waktu – Bupati Bandung Dadang M Naser meminta proyek objek wisata Glamping Lakeside yang kini tengah berjalan di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, segera dihentikan. Pengembang dan pengelola objek wisata tersebut, juga didesak segera menyelesaikan pengurusan izin operasional ke Pemkab Bandung.

    Dadang mengaku kaget, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pengelola Glamping Lakeside saat ini malah memperluas arealnya. Ia khawatir pengembangan tersebut akan mengancam kelestarian alam sekitar.

    “Kami kan sudah menyetop operasional di Glamping karena masih bermasalah dan perlu diproses izinnya. Belum lengkap, itu baru permohonan. Karena alasan itu saya minta agar di-stop,” ujar Dadang di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung, Soreang, Jumat (24/2).

    Dadang juga mempertanyakan alasan pihak pengelola yang memperluas objek wisata yang dinilai akan menimbulkan kerusakan alam di daerah sekitar. Bahkan, kabar terakhir yang diterimanya, kini sudah hampir setengah jalan proses pengembangannya.

    “Memang saya mengakui restoran berbentuk kapal pinisi yang ada di Glamping itu jadi daya tarik wisata. Tapi kenapa objek wisatanya harus diperluas lagi, bisa rusak itu alam. Jelas ini belum ada izin. Saya bilang izinnya segera proses, saya tidak akan keluarkan izin,” terangnya.

    Dirinya pun telah memberi teguran kepada pengelola seiring belum tuntasnya kepengurusan izin yang menjadi tanggung jawabnya. Terlebih kini aturan terkait tata ruang telah selesai.

    Nah nanti dilihat pembangunannya itu sesuai tidak dengan tata ruang. Apa diizinkan oleh kementerian dan pemerintah provinsi, atau malah ada perlakuan khusus. Bila melanggar akan dihentikan,” katanya.

    Selain itu, pengembangan yang saat ini juga tengah dilakukan menuju situs ziarah di Kawah Cibuni untuk dikomersialkan, agar segera dihentikan. Dadang mempersilakan kalau pihak legislatif berencana melakukan investigasi ke objek wisata itu.

    Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Yayat Hidayat mengatakan, Komisi B telah melakukan investigasi ke kawasan Glamping Lakeside dan Kawah Rengganis, kemarin. Hal itu menindaklanjuti banyaknya keluhan warga yang memprotes pengelola melakukan pelanggaran.

    “Tim dari Komisi B juga ingin memastikan izin operasional di objek wisata itu. Tentunya, DPRD tidak bisa melihat permasalah ini secara sepihak, sehingga perlu melakukan investigasi ke lapangan,” ujar Yayat.

    Tujuan dari investigasi tersebut, kata Yayat, agar pihaknya bisa segera mengambil sikap dan mendapatkan informasi untuk nantinya dirapatkan resmi di komisi. “Kami perlu tanya masyarakatnya, pemerintah dan pengelola. Lalu meneliti izin termasuk indikasi kesepakatan yang katanya dilanggar,” katanya.

    Pihaknya baru bisa memutuskan sikap usai mendapat laporan dari beberapa anggota legislatif. Terkait apakah akan dilanjutkan operasional objek wisata Glamping Lakeside dan pengembangannya, nanti akan ada proses analisa.

    “Minggu depan kami akan menggelar rapat komisi, untuk membahas itu. Per hari ini (kemarin, red) kami belum bisa putuskan objek wisata itu harus ditutup atau tidak,” pungkasnya. Rustandi

    Pungli DPMPTSP Kota Bandung, Polisi Segera Limpahkan Berkas ke Kejaksaan

    Pungli DPMPTSP Kota Bandung, Polisi Segera Limpahkan Berkas ke Kejaksaan

    BANDUNG, Harian Waktu – Satreskrim Polrestabes Bandung segera melimpahkan berkas perkara dugaan pungli dan gratifikasi yang dilakukan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dandan Riza Wardana. Saat ini kepolisian masih melengkapi berkas yang didalamnya terdapat rekonstruksi langsung.

    Hal itu disampaikan ‎Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Yoris Maulana di Kantor DPMPTSP, Jalan Cianjur, Kota Bandung, Sabtu (25/2), usai melakukan rekonstruksi atau reka adegan. Rekonstruksi menghadirkan langsung tersangka Dandan dan juga lima staf. Para tersangka memeragakan 80 adegan.

    “Setelah rekonstruksi, minggu depan kami akan kirimkan berkas perkaranya ke jaksa. Nanti kami menunggu hasil penelitian berkas perkara dari JPU (Jaksa penuntut umum),” kata Yoris.

    Dia mengaku, rekonstruksi yang dihadiri korsub KPK dan Kejari Bandung akan segera dimasukkan untuk kelengkapan berkas perkara.

    Seperti diketahui, Sat Reskrim Polrestabes Bandung melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Dandan pada Jumat (27/1) malam. Dalam OTT tersebut, petugas menyita barang bukti uang senilai Rp364 juta, USD 24.000, ‎124 Poundsterling, dan buku rekening yang mencatat aktivitas transaksi senilai Rp500 juta.

    Uang tersebut diduga merupakan hasil pungli yang dilakukan Dandan bersama lima pegawainya untuk memuluskan perizinan.

    Kasus yang menjerat Dandan sempat menyita perhatian masyarakat luas dan pejabat di lingkungan Pemkot Bandung, termasuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang merasa prihatin dengan peristiwa yang menimpa salah satu pejabat di lingkungan Pemkot Bandung.

    Emil sempat mengungkapkan, perasaannya cukup sedih karena instruksinya tidak diindahkan. “Saya prihatin karena sudah berkali kali di setiap rapat, di setiap kesempatan, saya ingatkan, jaman sudah berubah. Fokus pada pelayanan kepada warga. Jangan tergoda oleh macam-macam. Ke semua orang saya selalu menekankan itu,” ucap Emil, beberapa waktu lalu..

    Baginya, kejadian ini menunjukkan bahwa kepolisian telah bergerak cepat melakukan tindakan terhadap para pelaku pungli dengan sangat baik. Kepolisian merupakan bagian dari Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di Kota Bandung. Tim ini telah menerjemahkan arahannya dalam membersihkan birokrasi di Kota Bandung.

    “Memang sejak pelantikan Tim Saber Pungli, saya sudah mengarahkan kepada tim kepolisian dan tim Saber Pungli untuk berkoordinasi merumuskan pembersihan birokrasi Kota Bandung,” katanya.

    Meskipun demikian, ia tidak pernah secara spesifik meminta pemeriksaan dilakukan di SKPD tertentu. Ia hanya ingin agar kualitas penegakkan hukum terkait pungutan yang tidak semestinya itu bisa meningkat. Zacky/Net

    Korban Banjir Bandang di KBB Menanti Bantuan

    Korban Banjir Bandang di KBB Menanti Bantuan

    Pemprov dan Pemkab Bandung Barat Kaji Penyebab Banjir

    BANDUNG BARAT, Harian Waktu – Ratusan warga korban banjir bandang luapan Sungai Cidadap di Kampung Pasanggrahan, Desa Sinar Jaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat, mengharapkan bantuan berupa pakaian, makanan, serta selimut.

    “Kami berharap makanan seperti beras, soalnya semuanya habis, hanyut. Ga ada yang tersisa. Pakaian juga semua kotor penuh lumpur,” kata salah satu warga terdampak banjir Wawan Romdon (33), seperti dilansir Antara, kemarin.

    Selain itu, ia juga membutuhkan obat-obatan dan minyak kayu putih bagi korban banjir. Pasalnya di antara korban tersebut terdapat anak-anak. “Kalau malam anak-anak kedinginan,” ungkapnya.

    Wawan menuturkan, wilayah tersebut memang wilayah langganan banjir, namun banjir kali ini merupakan yang terparah sejak dirinya menempati pemukiman tersebut belasan tahun silam.

    “Dulu kalau banjir cuma sedikit gak sampai rumah, tapi pas kemarin sampai ke rumah bahkan sekitar satu meter,” jelasnya.

    Ia menceritakan, dalam dua hari ini wilayah tersebut sering diguyur hujan dengan intensitas rendah. Awalnya, luapan air sungai Cidadap sempat hampir masuk ke pekarangan rumah, namun beberapa saat luapan tersebut langsung surut.

    Ia pun lantas menyadari ada keganjilan terhadap surutnya air yang secara mendadak. Wawan kemudian mengajak warga lainnya untuk pergi ke dataran yang lebih tinggi. Dugaan Wawan ternyata benar, tak lama luapan air yang besar menerjang dan menghantam seluruh pemukiman yang berdiri dekat sempadan sungai.

    “Semua perabotan elektronik rusak, dan sebagian peralatan rumah tangga dan pakaian hanyut terbawa luapan sungai,” paparnya.

    Hal yang sama diutarakan warga lainnya Neng Gustina (28), kejadian tersebut terjadi secara mendadak. Ia tak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di rumah. “Kecil hujannya, langsung besar (sungainya). Jadi buru-buru menyelamatkan diri,” ujarnya.

    Kini, ia bersama warga lainnya mengungsi ke rumah saudara mereka, karena dikhawatirkan banjir bandang kembali terjadi. Sementara, bagi kepala keluarga mereka tetap bertahan di tempat tinggal mereka membersihkan sebagian lumpur dan menjaga barang-barang yang berhasil diselamatkan.

    Sebelumnya, hujan deras melanda kawasan Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (23/2) dan Jumat (24/2). Banjir merendam sekitar ratusan rumah di Kampung Pasanggrahan dan Kampung Sindang Kerta Desa Sinar Jaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat.

    Pemkab Bandung Barat dan Pemprov Jabar sendiri sudah menerjunkan petugasnya ke lokasi banjur untuk mengkaji penyebab banjir guna penanganan selanjutnya. Dari informasi yang dihimpun, banjir akibat luapan Sungai Cidadap pada Kamis terjadi pukul 15.30 WIB dan mulai surut pukul 17.00 WIB.

    Total jumlah warga yang terdampak mencapai 208 jiwa dan tersebar di Kompleks Montaya PTPN VIII di Desa Sirnajaya, Kampung Pasanggrahan di Desa Sirnajaya, Kampung Ciawitali di Desa Bunijaya, Kampung Tangsijaya di Desa Gununghalu, dan Pondok Pesantren Al Jihad di Desa Sirnajaya.

    Pemerintah Kecamatan Gununghalu melaporkan, pascabanjir para korban dievakuasi ke mess Perkebunan Montaya PTPN VIII. Selain itu, Pemerintah kecamatan menyiapkan pelayanan di puskesmas setempat untuk menangani warga yang terdampak banjir.

    Banjir setinggi 1 sampai 1,5 meter menyebabkan berbagai perlengkapan rumah tangga dan sekolah di rumah-rumah warga terendam. Selain itu, banjir merendam 42 hektare sawah milik warga. Banjir juga membuat jembatan penghubung Kecamatan Gununghalu dan Kecamatan Ciwidey putus. Sementara itu, kerugian materi akibat banjir diperkirakan mencapai Rp120 juta.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah KBB Dicky Maulana mengungkapkan, sejumlah warga sudah kembali ke rumah-rumah mereka untuk membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir. Menurut dia, banjir terjadi akibat Sungai Cidadap yang tak mampu menampung volume air akibat hujan lebat.

    “Banjir bandang ini baru pertama kalinya terjadi di Gununghalu. Penyebabnya, memang karena hujan yang sangat lebat,” jelasnya.

    Menurut Dicky, banjir bisa disebabkan sedimentasi di Sungai Cidadap atau berbagai hal lain. “Namun memang banjir ini akibat curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan sungai meluap,” katanya.

    Meski banjir sudah surut, dia mengimbau agar warga tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi. BPBD KBB juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan reaksi cepat dalam mengantisipasi banjir susulan.Zacky/Net

    Sukses Di Cianjur Dan Sukabumi, Tata Motors Rambah Bogor

    Sukses Di Cianjur Dan Sukabumi, Tata Motors Rambah Bogor

    CIANJUR, Harian Waktu – Setelah sukses memperkenalkan variant Pick up bermesin diesel-nya di Cianjur dan Sukabumi, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) melalui Dealernya PT. Cahaya Abadi Mobilindo mencoba melebarkan sayapnya merambah pasar otomotif Bogor dengan menggelar pameran bertempat di Ramayana Square Bogor sampai 28 Februari.

    Supervisor TMDI Wahyu menjelaskan, bahwa ini sebagai bentuk keseriusan Tata Motor menghadirkan pick up tangguh bermesin Diesel di seluruh kota di Jawa

    “Kedepannya mungkin tidak hanya di Cianjur, Sukabumi, dan Bogor akan tetapi diseluruh kota di Jawa Barat, tentu saja ini sebagai bentuk ke-seriusan kami. Di pameran kali ini kami memperkenalkan variant Super Ace pick up, varian pick up pertama di Indonesia dengan mesin diesel berkapasitas 1400 CC, tidak hanya itu, kami juga membawa kabar bahagia untuk pencinta offroad dengan memperkenalkan Xenon Double cabbin ber-penggerak 4X4 berkapasitas mesin diesel 2200 CC, pastinya bakal bikin penasaran pecinta otomotif,” paparnya kepada Harian Waktu, belum lama ini.

    Lanjut Wahyu, pihaknya mengklaim bahwa Xenon menjadi mobil Double Cabin pertama dengan penggerak roda 4X4 termurah dikelasnya, yakni dibandrol dengan harga Rp324 Juta On The Road.

    “Sangat murah dikelasnya dengan fitur lengkap,di sektor mesin Xenon mampu mengeluarkan tenaga hingga 148 Hp dengan torsi 320 Nm ber-teknologi Watercooled Dirrect Injection dan Commonra, pokoknya sudah sangat lengkap. Kami juga memberikan promosi yang menarik selama pameran berlangsung, yakni memberikan hadiah langsung iPhone 7 tanpa diundi pada setiap pembelian unit Xenon Double Cabbin dan super Ace pick up,” jelasnya.

    Pihaknya berharap dengan konsisten menghadirkan varian pickup tangguh, irit, dan layanan service 24 jam, produk Tata Motors bisa diterima dan diminati di Bogor.

    “Dengan bahan bakar solar akan efisien sekali tentunya, BBM jenis solar-pun harganya lebih murah dibandingkan bensin, dari segi ekonomis bisa dihitung keuntungannya, kami juga menjamin after sales dengan menggelar program gratis oli dan filter selama tiga tahun atau 100 ribu kilometer,” pungkasnya. Indra Arfiandi

    Gowes Nyucruk Jalur Cianjur Jago  Meriah

    Gowes Nyucruk Jalur Cianjur Jago  Meriah

    Hadiah Utama Paket Hiburan ke Malaysia dan Singapura

    Event akbar Gowes  nyucruk jalur Cianjur Jago  bersama Sensasi ABG (sasapedahan sambil silaturahmi) berlangsung meriah. Selain membudayakan olahraga gowes, kegiatan ini bertepatan ulang tahun Sensasi ABG ke 3 tahun. Gowes yang digelar  Minggu pagi (2/26) di Terminal Raya Bango Karangtengah Cianjur ini, diikuti ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

    Pada kesempatan tersebut Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar yang diwakili Kepala Sub bagian Hubungan Masyarakat, Jajang Sutisna  melakukan pengibasan bendera untuk pemberangkatan peserta dengan  start dari teriminal Rawa Bango Cianjur yang menempuh route kurang lebih 28 km.

    Rute Gowes antara lain melintasi Teriminal Rawa Bango – Sinagar –Kantor Kecamatan Karangtengah-Cihideng-Samolo-Ciherang-Sukasirna-Sukamantri- Warung Danas- Tajur Halang (Lokasi Offroad)-Keleuwih (Kaki Gunung Manangel)-Ponpes Tanwiriyah-Sindanglaya dan finish di Jalan Pramuka Terminal Rawa Bango.

    Ketua Sensasi ABG, Een Suhendi didampingi Ketua Satu, Badru Salam mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk  mempererat tali silaturahmi yang ada di Cianjur dan luar Cianjur . Dengan slogan satu sepeda satu juta saudara. “Ke depan kegiatan ini menjadi agenda tahunan,” paparnya.

    Dia menerangkan, peserta yang mengikuti gowes sebanyak 1.780 orang. Jumlah itu terdiri dari Cianjur, Bogor, Bekasi, Depok, Bandung, Sukabumi, Ciamis, Tasikmayala, Pangandaran dan lainnya.

    Setelah selesai pelaksanaan  gowes, papar Een  dilakukan penarikan undian dengan hadiah utama paket hiburan wisata ke Malaysia dan Singapura. Sepeda, mesin cuci, dispenser, kompor gas, tv LED, voucher dan lain-lain,  serta dimeriahkan hiburan musik. Deni Abdul Kholik

     

    Bupati Cianjur : OPD harus Inovatif Melayani Masyarakat

    Bupati Cianjur : OPD harus Inovatif Melayani Masyarakat

    KARANGTENGAH, Harian Waktu – Bupati Cianjur, H. Irvan Rivano Muchtar menghendaki Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk inovatif dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Bupati dalam acara  Penyelenggaraan Forum Gabungan Perangkat Daerah Tahun 2017 Dalam Penyusunan RKPD Kabupaten Cianjur tahun 2018 bertempat di aula Badan Pembangunan Daerah (Bapeda).

    Dalam acara yang di hadiri para kepala OPD serta jajaranya, Bupati juga menerangkan soal masukan yang dikemukakan olek Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) yang menekankan pada perbaikan pelaksanaan administrasi maupun perbaikan pelaksanaan kegiatan pembangunan di kabupaten dan kota, yang meliputi pengelolaan aset, pelaksanaan pembangunan mulai dari perencanaan hingga pengawasan, system dan terakhir pencapaian target.

    Bupati menceritakan pernah mendapat komplain soal dipusatkannya pelayanan pengadaan lelang barang dan jasa, ternyata KPK juga menekankan hal itu. Jadi, untuk hal ini Kabupaten Cianjur  selangkah lebih dulu sudah melaksanakannya.

    Kembali pada tema acara, Kang Irvan, sapaan akrab Bupati Cianjur, menghendaki agar setiap OPD membuat inovasi kebijakan, disamping melayani yang sifatnya normatif dan rutin dalam melayani warga masyarakat. ”Apa yang menjadi inovasi unggulan akan dikompetisikan ditingkat regional Jawa Barat, ditingkat Nasional bahkan ditingkat Internasional,” tambahnya.

    Bupati mencontohkan di bidang kesehatan, layanan kesehatan di Kabupaten Cianjur melalui RSUD Cianjur berinovasi dengan mendirikan stroke center, RSU Cimacan berinovasi jadi rumah sakit internasional dan mendirikan rehabilitasi narkoba, lalu di Pagelaran ada rumah sakit tanpa kelas  ataupun RSU Sindangbarang mempokuskan diri menjadi Rumah Sakit Herbal.

    Lebih lanjut Bupati memberikan pemahaman menyangkut jargon Cianjur Jago. Disini Bupati menerangkan bahwa Cianjur Jago bukanlan program. Melainkan hanya sebuah slogan yang tidak perlu diPerdakan atau diPerbupkan. “Cianjur Jago itu berarti Cianjur yang unggul dalam segala bidang. Dan selama saya menjabat Bupati, Cianjur Jago ini akan tetap menjadi jargon yang tidak akan terpisahkan,” pungkasnya. Ruslan Ependi

    Bupati ke Cipanas, Masyarakat Bahagia

    Bupati ke Cipanas, Masyarakat Bahagia

     

    Saba Lembur di Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Cianjur

    Bupati Cianjur Irvan Rivano Muhctar beserta rombongan melaksanakan saba lembur “Cianjur Ngawangun Lembur “  di Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Cianjur, Jumat (24/02). Bupati disambut masyarakat Cipanas , dari mulai penyambutan di depan Pasar Cipanas sampai ke lokasi saba lembur di Ciloto.

    Masyarakat terlihat bahagia menyambut kedatangan orang nomor satu di Cianjur ini. Masyarakat berbondong-bondong datang ke Ciloto untuk menemui pemimpinnya. Begitu juga dengan bupati. Kedatangan bupati selain  kewajiban datang ke rakyatnya. Juga membawa beberapa kepala opd untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Deni Abdul Kholik

    Disdik Sosialisasi Usulan Kenaikan Pangkat

    Disdik Sosialisasi Usulan Kenaikan Pangkat

    PNS Harus Prosedur Menghitung Capaian Kinerja

    KARANGTENGAH, Harian Waktu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur melaksanakan sosialisasi usulan kepangkatan, jabatan, dan  (Daftar Usul Penilaian Angka Kredit) , Dupak se wilayah 2. Sosialisasi ini akan dilaksanakan di 32 UPTD Pendidikan Kecamatan meski secara bertahap.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, H Cecep Sobandi  mengatakan, sosialisasi ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi, mengenai prosedur dan tata cara penilaian angka kredit yang benar, sehingga meminimalisir kesalahan agar usulan kenaikan pangkatnya bisa diproses tepat waktu.

     “Dengan mengikuti sosialisasi diharapkan PNS di bawah UPTD di tingkat kecamatan  bisa memahami prosedur dan tata cara menghitung capaian kinerja sesuai SKP yang nantinya dituangkan kedalam penilaian,” kata Cecep seusai sosialisasi di UPTD Pendidikan Kecamatan Karangtengah Cianjur, Jumat (2/24).

    Menurut Cecep, sejalan dengan Peraturan Menteri Negara Pengelolaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi no 16 tahun 2009, maka Sasaran Kinerja Pribadi (SKP) akan mendorong guru menjadi lebih professional. Hal ini karena untuk menilai capaian kinerja SKP harus berdasarkan bukti fisik serta  sekaligus bisa dijadikan sebagai dasar untuk menghitung Dupak pada tahun berjalan dan hasil perhitungan menjadi PAK tahunan.

    “Adanya PAK tahunan diharapkan bisa memperlancar proses usulan kenaikan pangkat jabatan furngsional tertentu khususnya guru, agar tidak mengalami keterlambatan sehingga kenaikan pangkat guru tidak tertunda,” paparnya.

    Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Karangtengah, Nandang Kosasih memaparkan, sosilisasi ini dilaksanakan di wilayah 2. Yaitu UPTD Kecamatan Karangtengah, Sukaluyu, Mande, Ciranjang, Haurwangi, Bojongpicung. Sedangkan pesertanya sebanyak 76 orang. Mereka terdiri dari para kepala UPTD, para pengawas, kepala sekolah dan guru. “Diharapkan setelah sosialisasi ini, peserta dapat memahaminya. Kalau sudah paham, usulan kepangkatan, jabatan dan dupak tidak akan sulit lagi,” imbuhnya. Deni Abdul Kholik